Langsung ke konten utama

cerita fiksi bermimpi dalam mimpi


Bermimpi dalam mimpi

Mataku terasa berat untuk di buka , sinar tajam  yang menembus kaca jendela di kamarku  seolah ingin menusuk mataku. Aku sadari hari telah pagi ,aku melihat jam di sebelah tempat tidur ku menunjukan pukul 07.05 betapa terkejut nya dan sedikit kesal mengapa dia tidak membangunkan ku padahal aku telah mengaturnya untuk membangun kan ku jam 05.00 . aku dengan cepat terperanjak dari tempat tidur ,bergegas menuju kamar mandi , tak sampai dua menit aku sudah selesai . aku buka lemari pakaian yang sedikit berantakan itu dan betapa sialnya lagi aku lupa meyetrika baju ku. Terpaksa aku memakai baju yang tak layak untuk ku pakai sebagai siswa yang di kenal orang yang rapi di sekolah . setelah aku siap dengan seragam putih abu-abu ku .aku segera menuju ke lantai bawah ,dan aku tidak melihat kakak ku, ayah dan ibu yang biasanya sudah siap untuk sarapan , bahkan aku tidak melihat sarapan apapun di atas meja, ya tentu saja aku tidak mellihatnya  karena aku memang telat bangun . aku segera keluar rumah untuk berangkat sekolah .di halaman rumah, aku melihat ibu sedang menyapu  sambil bernyanyi lagu dangdut kesukaan nya itu . dengan ekpresi terkejut ibu langsung berkata pada ku “ loh kamu mau ke mana” dengan cepat aku menjawab “aku sudah terlambat bu,aku berangkat dulu ya” sambil menghidupkan sepeda motor ku. Dengan sedikit heran ibu menjawab “ hari ni emng nya kamu gak  libur, hari ini kan hari minggu”. Dengan kesal aku menepuk kening ku dengan refleknya. seraya berkata “ya ampun,aku lupa” sontak ibu berkata , “mimpi apa kamu semalam nak nak.”  Kembali aku mematikan kuda bermesin ku .Dengan perasaan masih kesal aku kembali menuju kamar ku ,sambil membayangkan mimpi tadi malam yang membuat pagi ni aku seperti orang bodoh . mimpi yang sudah terulang dua kali itu, benar benar membuat otak  ku berputar putar kenpa bisa aku mengulangi mimpi yang sama.


Tiba tiba ponsel  kesayangan ku itu yang masih dalam keadaan ter-charger dari tadi malam berbunyi, aku lihat pesan masuk dari sahabat di sekolah ku itu, yang bertuliskan “hari ini temenin gw yuk!” . Belum  lagi sempat aku membalasnya tiba tiba terdengar suara ibu dari lantai bawah memanggil ku “  mam ada bayu nunggu di depan” belum lagi di bales iya, udah datang aja tu bocah ,kata ku dalam hati . “suruh aja masuk bu” menjawab ibu . aku segera mengganti pakaian seragam ku itu ,dan tiba tiba aku terkejut, bayu nyelonong masuk sontak aku berkata” anjirr lo bay kaget gw. Ketok dulu kek kalo mau masuk ”  bayu menjawab . “salah sendiri pintu gak di kunci ,yah gw masuk aja”. “Heum… yah udah deh ,lo jgn liahtin gw dong ,gw mau ganti baju “ bayu kembali menjawab “dsar lu amam ,gw juga cowok kali ,dan gw bukan maho yang suka sesame jenis” kembali aku berkata “yah tetep aja gw malu bego”. Dia hanya terdiam .Amam ,adalah panggilan ku sehari hari ,panggilan untuk ku yang di berikan tema- teman  dari dulu karena mereka menganggap aku ini anak mami ,jadi akhirnya kata amam menjadi panggilan ku sehari hari . aku merasa senang senang saja dengan panggilan itu,karena itu panggilan sayang mereka untuk ku.

Setelah selesai ganti pakaian dan bersiap siap. Bayu yang masih saja diam sambil melamun memikirkan sesuatu, aku sedikit heran dengan dia hari ini ,tidak seperti biasanya dia  diam seperti itu ,padahal dia anak yang aktif banyak bicara bahkan jahil sering menganggu ku dan teman teman lain  di sekolah.“Yuk bay berangkat” ujar ku . dia masih saja tidak menjawab sambil bergerak menuju lantai bawah . aku benar benar heran dengan dia hari ini memang nya apa salah ku? .kata ku dalam hati . Bayu menuju mobil nya dahulu ,dan aku mencari ibu untuk pamit, namun aku tidak menemui ibu di ruangan mana pun,aku putuskan berangkat saja tanpa pamit,nantikan bisa ngabarin lewat telfon . aku menuju keluar rumah aku lihat mobil bayu yang berwarna hitam mengkilat itu parkir di halaman rumah ku, aku segera menuju mobilnya. Namun  aku melihat ke jendela mobil tidak ada bayu di sana,tetapi mobil itu dalam keadaan mesin yang hidup. Tiba tiba dari belakang seseorang menepuk kepala bagian belakang ku . dan rasa sediki kesal dan terkejut aku menoleh ke belakang ternyata itu bayu yang sambil sedikit tertawa kecil . “coba sehari aja lu gak jail bay ,bisa gak sih “ ujar ku .bayu hanya tersenyum.lalu ia berjalan memutari mobil untuk pidah ke sisi di mana pintu tempat duduk untuk menyetir berada. “yuk berangkat” katanya. Aku pun menutup pintu mobil . lalu menaikan kaca mobil. Aku sudah tidak asing lagi dengan suasana mobil milik sahabatku ini,karena hampir setiap sepulang sakolah atau hari libur bayu selalu mengajak ku membeli sesuatu atau sekedar jalan - jalan,melihat cewek cewek yang sering nongkrong di taman atau di tempat tempat tertentu,yang sudah pasti kami sangat hafal tempatnya. bayu memang anak pengusaha kaya pemilik restoran ternama di daerah ku bahkan sudah memiliki cabang di kota kota lain wajar kehidupannya sangat mewah , tentu saja pasti banyak yang ingin berteman dengan nya. Namun bayu sangat sensitif dalam memilih teman dekatnya dia pernah berkata, “kabanyakan  orang mau temenan sma gw ya karena gw kaya bukan karena tulus teman sma gw dan gw memilih lu mam jadi teman gw karena gw percaya sama lo ,lo gk kayak org org  itu”  aku sedikit senang bayu berkata seperti itu dan aku tidak akan pernah mau mengecewakan sahabat satu ku ini. Benar benar bahagia menjadi bayu dengan kehidupannya yang mewah apa yang iya inginkan dapat terpenuhi, namun satu hal yang selama ini ia ingin kan, namun tidak dapat terpenuhi,yaitu ingin berkumpul dengan keluarganya,ya mungkin inilah resiko bagi anak yang punya kedua orang tua yang sama sama berkerja sebagai pengusaha ,ayah dan ibunya selalu keluar kota, sedangkan keduan kakaknya kuliah di jerman .Aku pun sangat bersimpati dengan keadaan bayu. Kehidupan nya sangat berbeda dengan diri ku, memang aku bukan lah anak dari orang yang kaya seperti bayu aku hanyalah anak dari keluarga yang sederhana ,namun aku masih dapat merasakan keharmonisan keluarga ,aku masih dapat berkumpul dengan keluarga setiap harinya.dan aku sangat bahagia dengan keluarga ku.

Saat di jalan .bayu hanya fokus menyetir mobil tanpa berkata apapun pada ku, tidak seperti biasa padahal ia selalu memulai pembicaraan terlebih dahulu daripada aku, dan aku berfikir untuk memulai pembicaraan,sungguh hari ini hari yang aneh , mengapa aku harus berfikir untuk berbicara pada sahabatku ,padahal setiap harinya kalua mau berbicara ya tinggal berbicara saja. “lo gk papa kan bay, lo gak marah kan sama gw?” . bayu hanya tersenyum . “apa lo mrah sama gw karena gw gak mau nemenin lu jemput  jeni”,* jeni adalah cewek yang paling popular di sekolah karena kecerdasan dan ketegasannya ,dan jeni adalah cewek yang bayu suka sejak kls 10,namun bayu tidak pernah berani mengungkapkannya karena bayu berfikir bahwa jeni tidak menyukainya,karena sifat bayu yang sedikit jahil menrut jeni,yang padahal bagi ku sangat jahil .aku lah yang membantu bayu untuk mendapatkan hati jeni. Dan aku banyak berbicara tentang bayu keapda jeni ,aku pernah berkata bahwa kejahilan nya adalah cara bayu untuk menyampaikan rasa sayang nya pada jeni. Dan jeni mengerti akan hal itu. Namun entah kenapa sampai saat ini bayu belum berani menyatakan perasaannya itu padahal jeni sudah tau prasaan bayu padanya,dan aku sudah tidak bisa berbuaat apa apa lagi untuk bayu. Dan tidak mau ikut campur lagi hubungan dia dengan jeni.
“bay gw minta maaf ,gw gak bermaksud gak mau nemenin lu , tapi gw takut kalau gw bakal ganggu lu sama jeni,gk mungkinkan gw terus terus ikut campur dengan hubungan lu sama jeni”. Lagi lagi bayu hanya ternsenyum. Aku pun jadi malas untuk berbicara . dan tiba tiba  bayu berkata “mam lu sayang kan sama gw” aku pun terkejut “ya iyalah .lu kan sahabat gw dari kelas sepuluh sampe kelas dua belas sekarang bay,lo kok tiba tiba ngomong gini sih,lo mau mati apa, pakek bilang  sayang segala jadi geli gw tau!” kataku menjawab bayu. Kembali bayu berkata “gw mohon lu jagain jeni buat gw  mam” aku sangat terkejutt sontak berkata “lu ngomong apaan si bay,jeni kan punya lo,harusnya lu yg mestinya  jagain dia bukan gw, lu kan sayang sama dia, masa gw sih, gw kan udah berusaha deketin lo sama jeni smpe sekarang kalin udah sering jalan bareng, dan kenapa si loh sampe sekarang belum pacaran jg sama dia,heran gw,apa lu masih takut di tolak bay, lu itu ganteng men ya walaupun masih gantengan gw sih . lu itu kaya apa yang jeni mau pasti lu bisa penuhin ,dan sifat jail lo itu yah udah bisa di terima jeni .jeni gk peduli dgn itu, lo nunggu apa lagi si bay?”.bayu menjawa “ lu sahabat gw yang paling gw sayang mam,bahkan lbih gw sayang dari kakak kakak gw yang gk pernah peduli sma gw, gw cmn minta lu jagain jeni buat gw, lu mau kan mam? Dengan nada pasrah aku menjawab “ya udah deh,gw bakal jagain jeni buat lo”. Dan bayu pun hanya tersenyum. Tanpa sadar kami sudah berada di simpang empat ,dan saat itu sedang lampu merah,bayu mengerem mobil nya agar tidak melewati lampu merah.dan sampai dari tadi aku belum bertanyan kepada bayu kemana tujuan kami pergi. Tiba tiba hp android ku berbunyi , mungkin ibu yang menelfon ku untuk menanyakan aku pegi kemana, soalnya aku belum pamit ,aku melihat kearah ponsel ku namun aku sedikit terkejut karena yang menelfon ku itu  bukan ibu melainkan jeni, sontak aku melirik ke bayu lalu berkata “bay jeni nelfon gw” bayu lagi lagi hanya tersenyum. Dasar bocah aneh, kata ku dalam hati. Aku pun mengangkat telfon dari jeni ,belum lagi berkata apapun, aku melihat mobil truk besar melaju kebut ke arah kami,aku sedikit takut,dan tiba tiba mobil itu menghantam kami dari depan , serasa darah ku naik ke ubun ubun .


Kringg kringng krinng kring kringg. Mesin pembangun tidurku berbunyi sangat keras di telingaku, dan betapa senang nya aku ternyata semua itu hanya mimpi,aku mencubit pipi ku,menarik hidung ku dan sedikit meninju kepala ku sendiri ,memastikan kalau aku sudah benar benar bangun dari tidur dan bukan mimpi kalau aku sudah bangun. Dan  betapa bahagianya aku benar benar sudah bangun dan semua itu hanya mimpi Yang terus berulang ulang di dalam mimpi. Bermimpi dalam mimpi. Huft sunggu benar benar aneh kata ku dalam hati .  aku melihat jam masih menunjukan pukul 05.02 aku segera mandi lalu melaksanakan sholat subuh,setelah itu aku turun ke lantai bawah tentunya dengan seragam lengkap ku .aku lihat ibu sudah mempersiapkan sarapan di meja dan menghidangkannya kepada ayah ,kakak ku belum terlihat di meja makan.mungkin dia hari ini tidak kuliah jadi bagun siang fikir ku. Aku pun sarapan bersama ayah dan ibu .di saat kami sedang menyantap sarapan kakak perempuan ku yang sangat cantik menurut teman teman di sekolah ku itu sudah bangun iya menuju meja makan. Ibu berkata “ kamu hari ni gk kuliah ta? ” kakak menjawab “hari ni jadwalnya siang bu.mam kk  mandi di kamar mandi atas ya. Kamar mandi kita di bawah gk ada airnya” ayah menyambung pembicaraan “itu masih ada air di ember yang besar” kakak kembali menjawab “masa anak cantik cantic gini cmn mandi air seember,yah gk cukup lah ayah ku yang paling aku cinta” dengan nada sedikit alay. “cantik cantik kok bangun nya siang belom mandi lagi” kataku samabil tertawa “ya udah  mandi sana” lanjutku. Kakak menuju ke lantai atas tepatnya kekamar ku. Setelah selesai sarapan aku dan ayah siap siap berangkat ,ayah sudah siap dengan mobil lamanya itu dan aku siap dengan  kuda bermesinku .aku lihat  kak dita yang belum juga mandi bergegas menuju kearah kami sambil berteriak “mam bayu mam..” aku sedikit khawatir . ayah dan ibu yang  juga berada di depan rumah kaget di buat kak dita “mam bayu meninggal” ujar kak dita “jeni tadi menelfon katanya bayu sudah meninggal karena di tabrak mobil dia di masih di rumah sakit” lanjut kakak ku. Jantungku terasa berhenti berdetak ,seolah ada yang memukul keras dadaku, ari mata pun memaksa untuk keluar .sungguh aku tidak percaya dengan perkataan kakak ku itu. Aku memeriksa kembali ponsel ku akulihat 18 kali panggilan tak terjaawab dari jeni, aku memeriksa pesan wa dan keembal iaku dapati jeni memberi kabar bahwa bayu telah meninggal dunia. kini air mata begitu derasnya keluar, ibu mengelus punggung ku.dan ayah memutuskan untuk tidak jadi berangkat kerja ,kami semua berniat menuju rumah sakit. Aku masih tidak dapat berkata apapun, lalu kakak ku menelfon jeni kembali melalui ponsel ku. Jeni berkata bahwa jasad bayu sedang dalam perjalanan menuju  rumahnya. Dan kami memutuskan untuk menuju rumah bayu.sambil menuggu ibu dan kak dita siap siap. Aku kembali merenungkan mimpi yagn aku alami tadi malam, apakah mimpi itu bayu memeri tahuku bahwa dia kan meninggalkan sahabatnya ini. Sungguh aku benar benar tidak siap untuk melihat jasad sahabatku itu. Setelah ibu dan kakak siap,kami langsung menuju rumah bayu.


Bendera kuning telah terpasang di sekitaran rumah yang sangat besar milik pengusaha sukses ternama itu, aku turun dari mobil ,aku tidak merasa aku sedang menginjak tanah,dan seolah tubuhku sedang melayang layang segera aku menuju ke dalam rumah sahabtku itu. masih dengan rasa tidak percaya aku melihat jeni  melantunkan ayat ayat suci duduk di sebelah tubuh yang terbaring kaku bertutupkan kain putih dan beralaskan Kasur itu. Segera aku buka penutup wajah tubuh itu, aku melihat seyuman di wajah sahabat terbaik ku itu. Dan kini seakan air mata ku telah habis untuk menangisi kepergian sahabatku,terbesit di benaku ini lah yang di ingin kan oleh bayu, berkumpul dengan keluarga dan orang orang yang ia sayangi. Aku melihat ayah nya yang sedang termenung,ibunya yang sejak dari kedatangan ku ia menangisi kepergian anaknya itu. Dan entah kebetulan atau apa, kedua kakak bayu yang aku kenal dari foto yang pernah di tunjukan bayu padaku juga sedang menangis di sebelah jeni dan di sebelah ibunya. Aku berkata di dalam hati “bayu ini lah yang kamu ingin kan selama ini ,kami semua sudah berada di sisimu ,kamu harus tenang dan bahagia di surganya Allah kami semua menyayangimu bayu”


Proses pemakaman bayu telah selesai ,ayah ,ibu,kakak dan akupun segera pulang kerumah. Seharian  aku hanya berada di dalam kamar tak selera melakukan apapun. Hanya sholat lah yang dapat kulakukan dengan berdoa kepada tuhan smoga bayu bahagia di sana.setelah sholat isya aku tidur berharap ketika aku bangun semua itu hanya mimpi ,namu aku sadar bahwa harapan ku itu tidak kan terejadi. Pagi telah tiba seperti biasa aku bersiap ke sekolah.sampai di sekolah tepatnya di depan gerbang sekolah jeni menlfon ku,iya berkata ingin bertemu dengan ku sekarang ,kami memutuskan untuk bertemu di kantin sekolah, aku berjalan menuju kantin sambil membayangkan kenangan ketika aku dan bayu berdusta kepada guruku untuk bolos ke kantin. Sangat sedih mengingatnya. Ku lihat jeni telah menunggu ku di salah satu meja ,aku menghampiri dia. Dia membuka pembicaraan,dia mencritakan segalanya tentang bayu dan apa yang di ingin kan bayu sebelum iya pergi meninggalkan kami. Jeni berkata pada hari sabtu yang lalu dua hari sebelum bayu meninggal jeni dan bayu pergi bersama dan aku tau akan hal itu karena sebelumnya bayu jg mengajakku.namun aku menolaknya karena aku tidak mau mengganggu sahabatku itu bersama jeni. Jeni juga sudah tau kalua kau menolak ajakan bayu pada hari itu, jeni berkata bahwa pada hari itu sebenarnya bayu ingin berniat menjodoh kan aku dengan jeni . aku terkejut mendengar hal itu . ”jadi sebenarnya alsan bayu gak  pernah mau nyatain persaanyasm gw,itu semua Karen lo mam,sebenernya gw pertamakali udah bilang ke bayu  kalo gw gk cinta dan gak suka gw hanya nagnggap bayu sebagai temen,dan gw cerita kalo gw suka sama lo mam, gw gk tau kenpa gw jadi suka dan cinta sama lo mam apalagi setiap hari kita selalu cerita ngobrol bareng meskipun yang kita bicarain adalah bayu,tapi gw gk bisa bohong sama perasaan gw sendiri akhirnya gw putusin untuk jujur sama bayu,dan bayu sepertinya nerima keputusan gw walapun itu sakit mam, dan di hari itu alasan di nagajk lo jg karena dia mau ngomongin yang sebenrnya,dia mau relain gw sama lo mam ,karena dia sayang sama gw dan lo.dia mau kita berdua bahagia,karena mnrut dia kebahagiaan orang yang kita sayang itu lebih penting di banding dia sendiri” ujar jeni pada ku  dan aku pun teringat mimpi itu  air mataku menetes tanpa di sadari. Harusnya aku tidak menolak  ajakan bayu pada hari itu,dan sekarang bagai mana mungkin aku bisa memenuhi kemauan bayu, sedangkan aku tidak pernah suka kepada jeni. Dan bagaimana aku bisa mejalani hari hari ku dengan orang yang di cintai sahabat ku bahkan aku tidak  pernah cinta padanya. Entah bagaimana aku akan menjalani hubungan ini.
BERSAMBUNG…


cerita fiksi
By syarif 

Komentar

  1. Jalan, serasa tak berdaya kaki untuk melangkah, engga nyaka saya bisa menikmati cerita ini, sampai lupa sama tujuan yang sudah ku buat,....good banget ceritanya...👈✌️👍👍👍

    BalasHapus

Posting Komentar