CHAPTER 5 : CERITA JENI PART 2 Matahari sudah naik dari persembunyiannya, menandakan pagi telah tiba. Aku pun sudah siap dengan seragam sekolah ku untuk segera berangkat ke sekolah,dan seperti biasa aku menunggu taksi di depan rumah ku. tak lama aku menunggu taksi yang setiap pagi menjemputku sudah datang ,dan aku pun berangkat ke sekolah. Udara yang sejuk ku hirup panjang, betapa nikmat nya setiap waktu kehidupan yang telah tuhan berikan kepada ku setiap harinya.aku melangkahkan kaki ku menuju kelas. Sampai di kelas aku langsung duduk di kursi ku , dan membuka buku catatan persiapan pemilihan ketua dan wakil osis yang baru. Tidak terasa sudah 1 tahun aku menjabat sebagai ketua osis disekolah ku ini, ada rasa bangga dan banyak pengalaman yang aku dapatkan,apalagi aku adalah ketua osis perempuan pertaman sepanjang zaman sekolah ini, benar benar membuat ku bangga dan senang hati dalam menjalan kan tugas ku. Tiba tiba seseorang mengagetkan ku. “woi, cewek galak,pagi pagi udah ...
Dia yang datang. Libur semester telah usai ,kini semua siswa harus kembali kesekolah setiap pagi nya.dan tidak terasa semester genap tiba ,hanya tinggal beberapa bulan lagi aku memakai seragam putih abu abu ku. Hari pertama di semester dua, aku datang lebih pagi, aku masuk ke kelas ,aku lihat hanya ada beberapa orang siswa yang sedang asik berbincang bincang, aku pun duduk di kursi ku. ku buka sebuah buku bersampulkan kulit berwarna hitam yang bertuliskan diary of my life.aku sedikit ragu untuk membukannya karena itu memang bukan milik ku, dan tentu saja aku tidak punya hak untuk membukanya . namun rasa penasaran membuatku terpaksa membuka ny. “hidup ku begitu suram,ketika ibu pergi meninggalkan ku,seloah tak ingin hidup lagi di dunia ini, benar benar saat saat yang berat untuk ku, benar benar sangat sulit untuk ku percaya, namun aku tau Allah SWT maha pengasih lagi maha penyayang.aku pun harus merelakan dan mengikhlaskan kepergian ibu ,dan kini Allah telah memberikan sosok pengga...