Langsung ke konten utama

Bermimpi dalam mimpi chapter 4 : dia yang datang.

Dia yang datang.

Libur semester telah usai ,kini semua siswa harus kembali kesekolah setiap pagi nya.dan tidak terasa semester genap tiba ,hanya tinggal beberapa bulan lagi aku memakai seragam putih abu abu ku.
Hari pertama di semester dua, aku datang lebih pagi, aku masuk ke kelas ,aku lihat hanya ada beberapa orang siswa yang sedang asik berbincang bincang, aku pun duduk di kursi ku. ku buka sebuah buku bersampulkan kulit berwarna hitam yang bertuliskan diary of my life.aku sedikit ragu untuk membukannya karena itu memang bukan milik ku, dan tentu saja aku tidak punya hak untuk membukanya . namun rasa penasaran membuatku terpaksa membuka ny.

“hidup ku begitu suram,ketika ibu pergi meninggalkan ku,seloah tak ingin hidup lagi di dunia ini, benar benar saat saat yang berat untuk ku, benar benar sangat sulit untuk ku percaya, namun aku tau Allah SWT maha pengasih lagi maha penyayang.aku pun harus merelakan dan mengikhlaskan kepergian ibu ,dan kini Allah telah memberikan sosok pengganti ibu untuk diriku,namun semua itu tidak seperti apa yang ku bayangkan, mungkin ini ujian dan cobaan bagi ku , aku haruss menahan rasa sakit hati ku setiap kali ibu tiriku berkata kasa dan membandingkan aku dengan adik adik tiri ku. namun tidak ada sedikitpun rasa dendam di hati ku ,dia tetap lah ibu ku,aku haru menghormatinya dan menyayanginya sebagai mana aku menyayangi ibu kandung ku sendiri…..

Belum lagi aku selesai membaca buku diary itu tiba tiba miko datang menghampiri ku…
“mam, tadi gw ketemu jeni ,kata dia entar pas istirahat semua anak osis dan mpk di suruh kumpul di ruangan,katanya sih mau bahas tentang pemilihan osis”.kata miko.

“oh.. oke deh ,hem kira kira ketua osis tahun ini ,siapa ya cewe apa cowok?” tanyaku.

“hem gw belum bisa ngira ngira sih mam,kita lihat aja nanti”. Jawab miko

“iya ko”.

“eh itu lu lagi baca buku apaan mam,baru aja masuk udah baca baca buku aja lu,gilak yah gak salah kalua lu juara 1 mulu, eh tpi kayak nya itu bukan buku pelajaran deh, lihat dong” kata miko.

“oh gak ada kok, ni buku punya temen gw”jelas ku.

“yah udah deh,”

“eh tu ada mr. joni, duduk sana  lo”Mr.joni pun masuk ke kelas kami.
Setelah pelajaran selesai aku dan miko dan juga anak anak osis yanga da di kelas kami segera menuju ruang osis, kami tidak mau terlambat kumpul,atau nanti jeni akan mengoceh tidak jelas kepada kami. tidak lama kami sampai di ruang osis , jeni pun juga baru sampai di ruang osis.kami pun berkumpul dan memulai rapat kami,yang tidak lain adalah membahas pemilihan ketua dan wakil osis yang baru.
Setelah selesai rapat,kami kembali ke kelas kami masing masing .
Bel pelajaran terakhir telah berbunyi menandakan pelajaran hari ini telah selesai, aku membereskan semua buku dan alat tulis ku dan bergegas pulang ke rumah.
Sampai di rumah , aku melihat mobil box dan satu mobil peribadi terparkir di depan rumah ,disebelah rumah ku.aku tidak memperdulikan itu.aku langsung masuk ke delam rumah. Sampai di dalam rumah , ternyata ibu sedang kedatangan tamu.

“mam,sini nak” panggil ibu padaku .aku pun bersalaman dengan ibu dan temannya dan juga seorang anak laki laki, mungkin itu anak dari teman ibuku.aku pun duduk di sebelah ibu.

“buk risma ,ini anak saya yang bungsu bu,yang saya cerita kan tadi”

“oh ini yah yang namanya amam itu, perkenalkan ,tante namanya risma dan ini anak tante umurnya sama seperti kamu,kami mulai hari ni tinggal di sini, di sebelah rumah kamu”kata tante risma.

“iya mam,jadi mulai hari tante risma ,akan jadi tetangga kita, dan kamu juga bakal punya temen baru”kata ibu pada ku.

“oh iya buk,saya mau kedepan dulu ya ,mau beres beres barang ,ngangkatin barang barang masih di mobil semua”kata tante risma sambil sedikit tertawa kecil.

“oh iya buk risma , kalau begitu kami bantu ya”kata ibu.

“wah makasih banyak buk, maaf kalua merepotkan”kembali tante risma berkata.

“mam ,kamu ganti baju dulu sana , habis tiu bantu tante risma ya!” pinta ibu padaku.
Aku pun menuju ke kamar ku ,dan mengganti seragam ku dengan baju kaos biasa,dan aku  segera menuju ke depan rumah untuk membantu tante risma, aku lihat anak tante risma sedang mengangkat box berukuran besar,dengan cepat aku membantunya.

“sini gw bantu bro”kataku sambil membantu mengangkat box yang lumayan berat itu.

“panggil aja gw han ,lo amam kan”kata anak laki laki itu.

“iya gw amam” jawabku.
Setelah selesai memindahkan semua barang tante risma yang sangat banyak itu ke dalam rumah,ibu menyuruh ku menagajak tante risma dan han untuk masuk ke rumah ,untuk makan siang bersama, dan kebetulan ayah sudah pulang kerja dan kak dita sudah pulang kuliah.kami pun makan siang bersama.

“terima kasih banyak buk , kami sudah sangat merepotan, udah di bantu beresin barang di ajak makan siang lagi”kata tante risma.

“ya gak apa apa buk risma ,kita kan sudah jadi tetangga jadi harus tolong menolong”kata ibu.

“oh iya buk, bagaimana rumah nya?.tanya ayah.

“kalau masalah rumah saya suka pak ,ruangan nya cukup luas, dan nanti tinggal ngerapihin barang barang pak ,masih berantakan” jawab tante risma.

“oh kalau gitu biar kita bantu tante, yak kan mam”kak dita berkata sambil melirik ku.

“yaelah kak , udah capek dari tadi ngangkatin barang,lo enak baru pulang” kata ku dalam hati.

Setelah selesai makan ,kami pun kembali ke rumah tante risma ,untuk membersihkan dan merapihkan barang marang milik tante risma.
Aku tidak asing lagi terhadap bagian dalam rumah itu, sebelum rumah itu di jual oleh tetangga ku sebelumnya, aku sudah sering bermain di sini,apalagi ketika aku kecil. Dulu aku pernah punya teman kecil,namanya syifa ,anak yang cantik  dan dia lah yang mendiami rumah ini sebelumnya, dia pindah dari rumah ini sejak aku duduk di kelas 5 sd. Aku pun tidak tau sebab mengapa ia pidah.

Kak dita membantu tante merapih kan  ruangan dan menata barang barang, dan aku membantu han untuk membersihkan kamarnya.
Setelah kami selesai kami pun istirahat sebentar ,aku pun berbaring di tempat tidur.
Lalu tak lama han yang sedang duduk itu berakta..

“makasih ya mam udah bantu gw” katanya.

“ya santai aja han,lo kan tetangga gw dan sekarang lo temen gw ,santai aja kali”. Kataku padanya.

“oh iya bokap lo kemana han kok gak kelihatan dari tadi”tanyaku padanya.”
Han pun terdiam sejenak lalu ia berkata…

“bokap gw udah meninggal pas gw masih smp mam”jawabnya.


“ya ampun gw minta maaf yah Han,gw gak tau soal itu,gw minta maaf banget!”

“Iya gak papa kok mam,dan nyokap gw gak pernah menikah lagi mam,gw jg pernah bilang ama nyokap gw kalau mau nikah lagi,gw rela kok  dan gw terima kalau gw bakal punya bokap tiri,tapi entah kenapa nyokap gw gak mau nikah sampai sekarang”jelas han pada ku.

“hem gitu ya,yah mungkin belum ada sosok pengganti bokap lo di mata nyokap lo han”kataku. “eh almarhum bokap lu keturunan cina ya?tanyaku pada han.

“iya mam,lo kok tau sih?”

“pantesan ,gimana gw gak tau ,soalnya muka lo itu kyak ada keturunan Chinese nya gitu,gw lihat nyokap lo mukanya gak ada Chinese nyaa kayak nya orang indo asli, jadi gw mikir pasti dari bokal lo”

“iya mam, bokap gw keturunan cina,tapi almarhum bokap gw udah masuk islam kok waktu mau nikah sama nyokap gw,” jelasnya.

Ternyata tidak salah dugaan ku, han memang keturunan cina, mata sipit dan kulit putihnya tidak dapat berbohong, menurut ku han anak lah anak yang cukup tampan, namun tetap saja aku merasa diri ku lebih tampan wkkwwk.

“oh gitu ya,oh iya ,kita kan seumuran nih,lo pasti masih sekolah kan, lo sekarang pindah sekolah kemana?tanya ku..

“ gw rencana mau pindah  sekolah di SMAN UNGGUL SAKTI mam,dan besok nyokap gw mau ngurus pindahan gw”jawab han.

“beneran lo han,gw jg sekolah di situ,kebetulan banget,kita  berangkat sekolah bareng aja han,”.kataku .

“wah kebetulan banget yah, tapi besok gw berangkat sama nyokap gw dulu ,soalnya mau ngurus pindahanya.

“oh oke deh, besok gw tunggu di sekolah”

“Hann… udah selesai nak beresin kamarnya,kalau udah sini sama amam minum dulu” suara tante risma memanggil kami …
Kami pun menuju ke arah suara tante risma memanggil, aku lihat kak dita sedang menyiapkan gelas untuk kami.

“nih minum dulu han ,amam…” kata kak dita.

Setelah selesai sudah membantu han dan tante risma ,aku dan kak dita pun pulang ke rumah. Aku naik ke atas untuk masuk ke kamar ku, aku berbaring di kasurku sejenak sambil memikirkan cerita han tadi. Sunggu kasian nasib han ia harus kehilangan ayah nya, dan pasti ibunya bekerja sangat keras untuk han, setelah memikirkan nasib dari tetanggaku itu,aku segera mandi ,karena waktu sudah hampir magrib.

Keesokan paginya, aku segera berangkat ke sekolah.tentunya aku tidak melewatkan sarapan yang biasa di siapkan ibu.
Sampai di sekolah,aku belum meihat han, mungkin dia pergi sedikit siang, aku pun menuju kelas ku, aku lihat miko sedang menulis sesuatu.

“lo lagi nulis apa ko?”Tanya ku.

“nah kebetulan banget lo udah datang , gw lihat pr lo dong mam”.kata miko.

“ha apa pr? Pr apaan ,waduh gw gak ngecek buku lagi”.kata ku sedikit terkejut.

“pr b.inggris sama mtk bego.kemarin kan di kasih pr hari senin”
“mampus gw, gw gak tau kalo ada pr,lupa gw”.dengan cepat aku membuka tas ku ,mengambil buku pelajaran mtk dan B.inggris, untung saja aku datang tidak siang jadi masih sempat mengerjakan tugas.dan memang itu lah untungnya bagi siswa yang datang lebih pagi, tidak ada alasan lain bagi siswa siswi di kelasku selain untuk mengerjakan pr di sekolah.

Bel istirahat berbunyi, aku dan miko segera menuju ke kantin. Semenjak bayu meninggal ,aku dan vokalis band di sekolah ku ini jadi sering bersama,dia lah sekarang yang menjadi teman dekat ku,dan aku lah yang terkadang membantu nya untuk menghindari sinta, aku benar benar sangat heran dengan dengan miko dan sinta, entah jenis hubungan apa yang mereka jalani, terkadang miko sangat menyayangi sinta,dan terkadang miko merasa rishi ketika dekat dengan sinta si anak sosmed itu,ah entah lah cukup pusing memikirkannya.
Setelah kami sampai di kantin, aku sedikit terkejut .ku lihat seorang laki laki memberikan sebotol teh dingin kepada jeni,dengan menempel kan nya pada pipi jeni yang sedang sibuk dengan buku dan pena nya ,laki laki itu tidak lain adalah han. Aku sedikit cemburu melihat apa yang di lakukan han pada jeni, namun rasa itu hilang saat jeni ingin mengambil sebotol teh itu dari tangan han, han sengaja menjatuhkan nya, lalu han  terlihat tertawa. Aku dan miko menuju ketempat han dan jeni.

“ eh lo mam,gw tadi nyariin lo tapi gak ketemu temu” kata han.

“oh jadi ini temen lo mam, anak baru yang resek ini, yang ngeselin banget ini yang matanya gak melek melek ini” kata jeni dengan nada marah dan kesal.

“woi,biassa aja dong cewek galak” kata han.

“kalian kok berantem sih ,baru aja ketemu, oh iya jeni ,miko, ini han tetangga baru gw,dia baru pindah kemarin, dan mulai hari ini dia jg sekolah di sini” jelasku.
miko mengulurkan tangannya dan berjabat dengan han.

“salam kenal bro gw miko” ujar miko pada han.

“han ni miko, vokalis band di sma kita ,yang suaranya bisa membuat cewek cewek meleleh ,terutama sinta”jelas ku pada hand an aku sedikit tertawa .

Pucuk di cinta ulan pun tiba, sinta dan putri datang menghampiri kami.

“bebs miko ,kamu udah di sini,aku tadi ke kelas kamu bebs,eh taunya kamu udah ke sini duluaan ,kamu mau makan apa bebs ,kamu pasti lapar” kata sinta sambil memegang lengan miko.tak lama sinta kembali berkata  “eh ini siapa ya ampun cute bangett , ooppa ….imut banget sii” sambil mencubit pipi han. Miko pun merasa cemburu lalu menarik sinta.

“apaan sih kamu bebs ,kamu cemburu ya, sini aku cubit pipi kamu”kata sinta sambil mencubit pipi miko.
Han sepertinya merasa ilfil dan heran melihat tingkah sinta yang tidak seperti cewek cewek biasanya.

“putri ,sinta.ni han ,dia tetangga gw baru pindah.mulai hari han sekolah di sini”
Setelah selesai han berkenalan satu sama lain putri berkata..

“eh kalian belum mesan makan kan, yah udah hari ini gw bakal traktir kalian bakso terenak di sekolah kita”.

“mimpi apa lo semalem put,tiba tiba traktir kita,lo habis bobol atm yaa”kaya jeni yang dari tadi hanya diam dan terlihat kesal.

“dasar lo jeni,kalo ngomong sering gak pake rem, jadi kemarin gw itu ikut lomba pencak silat gitu ,biasa anak didik babe gw udah pasti gw menang,dan hadiah nya itu lumayan besarr ,makanya sebagai rasa syukur gw teraktir kalia semua” jelas putri.
Putri pun memesan makan dan minum.

Kami makan bersama di satu meja yang luas ,ketika sedang makan sinta sedang menyuapkan bakso ke miko , putri sedang asik menikmati bakso kesukaannya , han terlihat sedang memandangi jeni yang sedang makan. Aku sedikit cemburu dgn han, sepertinya ia suka dengan jeni. Tiba tiba han mengambil bakso dari mangkok jeni yang ada di depannya.

“lo apa apaan si , serakah banget jadi orang”.kata jeni kesal. Han pun memakan bakso dari mangkung jeni. Lalu han mengambil bakso dari mangkung nya dengan sendok.

“nih gw balikin, tapi gw gak mau naro di mangkuk lu,entar bakso gw yang enak jadi gk enak kalo di taro mangkong bekas lo ,jadi lo harus langsung makannya” kata han.
Jeni terlihat memandangi bakso itu, lalu menatap mata han .entah apa yang di fikir jeni .lalu jeni membuka mulutnya ,untuk menerima suapan dari han, hatiku sedikit tidak terima perilaku han pada jeni,ya aku tau ini adalah perasaan cemburu.

“lo tau gak,bakso yang lo makan itu bekas dari mulus gw tau”kata han ketika sedang  mengunya bakso itu.dan jeni pun memmuntah kan nya, lalu minum air dari gelas putri .

“lo resek banget si ,jijik tau” kata jeni sangat kesal.

Han pun tertawa lantas berkata
“hhahaha lo mau aja di bohongi, ya gw gak sejorok itu lah” .miko sinta dan putri pun tertawa ..
Aku hanya bisa tersenyum pahit melihat mereka berdua.

“oh iya han,lo di taro di kelas mana” Tanya ku.setelah kami semua menyelsaikan tawa kami.

“oh , yah sialnya gw harus satu kelas dengan cewek galak ini mam”.“
ya ampunnn kamu sekelas dengan kita ya.aduhh oppaa ku…”kata sinta kembali mencubit pipi han.

“sayang ,kamu mau berpaling dari aku”kata miko dengan muka cemburu .

“enggak kok bebs miko, hati aku cuman buat kamuu doanggg..” tegas sinta.

“sumpah ngelihat kalian berdua ,bisa bisa keluar lagi bakso yang gw makan”kata putri.

“eh udah bunyi bel tu, kita masuk kekelas yuk” kataku mengajak mereka.
Kami pun kembali ke kelas kami , di perjalanan menuju kelas jeni dan han berjalan di depan ku , terlihat han sedikit menganggu jeni yang sedang berajalan bersamanya, melihatitu aku teringat pada bayu.apakah han akan menggantikan sosok bayu,dan apakah jeni akan suka pada han, dan bagaimana perasaan ku, di saat aku mulai merasa jatuh cinta kepada jeni, dan apakah perasaan jeni masih sama seperti yang di katakana dulu.entah lah .terlalu membuat ku pusing memikirkannya.yang ku tau aku cemburu melihat hand dan jeni bersama .

BERSAMBUNG……


Bagaimanakah nasib amam selanjutnya...
 Di tunggu saja chapter berikutnya dan
Jangann lupa komen kritik dan saran kalian itu sangata berharga bagi saya.

Komentar

  1. Makin menarik sih cuma saran w lebih teliti lagi dalam penulisan soalnya masih banyak disitu kata-kata yang salah ketik.Tapi meskipun gitu tetep keren kok ceritanya.
    Ditunggu chapter selanjutnya😉

    BalasHapus

Posting Komentar