BERMIMPI DALAM MIMPI
Chapter 3 : ketika rasa itu datang.
*untuk yang belum baca chapter sebelumnya,di sarankan untuk membaca chapter sebelumnya terlebih dahulu,supaya kalian tau dan rasanya lebih dapat.thanks
Jantung ku berdegub kencang, betapa terkejut nya aku oleh kehadiran sosok itu, ia berdiri di hadapan ku, memberikan senyum kepada ku, aku mencoba membuka mulut ku ,hati ku memaksa untuk menyebutkan namanya, namun lidah ku melarangnya, “bayu” itu lah kata yang ingin aku ucapkan.
“mam , amam,bangun sudah siang nak” kata ibu ,sambil menggoyang goyangkan tubuh ku”
Ku Tarik nafas panjang, menyadari semua itu hanyalah mimpi. Aku bergegas beranjak dari tempat tidur,aku sedikit terlambat bangun,padahal hari ini adalah ujian terakhir semester ganjil. Setelah selesai aku bergkat ke sekolah dan berharap semoga hari ini aku bisa mengerjakan semua soal ujian , karena aku sudah belajar hingga larut malam.
Betapa senang nya aku ketika sudah selesai mengerjakan ujian pertama ku hari ini, dan aku adalah orang yang pertama selesai di kelas.menunggu ujian ke dua tiba aku berniat menunggu di kantin. Sampai di kantin aku melihat jeni seorang diri duduk di sudut kantin ,lantas aku pun mendekatinya.
“eh elo mam,udah selesai ujian nya,cepet banget”kata jeni ketika aku sampai padanya.
“eh iya nih,ya Alhamdulillah belajar gw tadi malam gak sia sia,tapi secepat cepatnya gw masih cepetan elo jen,lo udah nyampe aja di kantin” jawab ku menanggapi jeni .
Tidak heran jika jeni bisa selesai dengan cepat,dia adalah siswi yang sangat pintar di kelasnya,bahkan di sekolah . juara umum selalu di genggamanya, di tambah lagi dia adalah ketua osis , benar benar wanita yang cerdas ,tidak salah jika bayu suka dan kagum padanya.
“ah enggak kok ,soal ujian nya terlalu mudah buat gw sih” sambil tertawa kecil jeni berkata padaku.
“iya deh ,gw sih kalah pinter sama lo jen,ya secara lo kan juara umum berturut turut ,gw yang cuman rengking 1 di kelas gw masih jauh di banding lo,dan gw belum ada apa apanya di banding ama lo jen”
“hahaha yah enggak mam,biasa aja kali ,kalo lu mau ngalahin gw lo harus belajar lebih giat lagi mam” kata jeni memberi saran pada ku.
“iya deh” jawab ku.
“oh iya mam,liburan semester ini gw punya rencana , gw mau ngajakin semua anggota osis termasuk lo juga, buat camping bareng, dan gw yakin pasti seru! Menurut lo gimana?”jelas jeni.
“wahh kayak nya seru tu jen,kalo anak anak yang lain pasti setujuh tu,secara kan pasti gak ada yang berani nolak rencana lo” menjawab jeni sambil tertawa .
“dasar lo mam, meskipun gw terkenal ketua osis killer gw gini gini cewek yang punya perasaan bego” jawab jeni sedikit kesal”
“hahahha (tertawa), iya deh maafin gw dong ,kan gw bercanda ,walaupun fakta hahaha”
“jen jangan marah dong” kataku. Aku memegang kedua pipi milik gadis cantik itu ,mengarahkannya ke wajah ku, jeni menatap mataku tajam , posisi it bertahan sedikit lama, lantas aku pun memasang wajah konyol andalan ku, jeni pun tersenyum ,lalu iya tertawa dan berkata.
“ya udah gw gak marah lagi,lepasin dong tangan lo ,bukan muhrim tau”,tegas jeni sambil melepaskan tangan ku dari kedua sisi wajah jeni dengan tangan nya.
“oh iya masalah camping entar gw kasih tau temen temen yang lain,tapi kita mau camping di mana jen”Tanya ku pada jeni.
“hem gw sih pengennya di hutan gitu mam biar lebih menantang , gimana?”
“kalua menurut gw jangan di hutan deh ,soalnya resiko nya besar jen ,apalagi jauh dari permukiman bisa bahaya jen”jelasku pada jeni.
“ah lo mam dasar anak mami, hem tapi ada bener nya juga,terus dimana dong?” Tanya jeni.
“gimana kalo di pantai aja ,jadi kita bisa diriin tenda di pesisir pantai nya, terus kita bisa seru seruan main air jen ,dan yang paling penting deket sama permukiman”.
“wah bagus tu ide lo mam,oke jadi deal kita camping di pantai” jawab jeni.
“sip” aku mengacungkan kedua ibu jari ku pada jeni,memberikan isyarat setuju .
Akhirnya liburan semester pun tiba, aku dan jeni dan tentu saja teman teman yang termasuk ke dalam anggota osis. Semua anggota osis terlihat senang saat bis yang kami tunggu sudah datang, kami memang sudah sangat lama menunggu bis yang akan mengantarkan kami ke tempat camping, yaitu ke pantai. Biaya transport bis kami di tanggung oleh sekolah jadi kami bisa menghemat uang kami. kami pun satu persatu masuk ke dalam mobil,sebelum bis berangkat,jeni membagikan banyak snack dan makanan ringan, hal itu ia lakukan atas keberhasilan jeni mendapatkan juara umum kembali di semester ini,seperti biasa di semester sebelum sebelum nya. aku duduk di tengah tengah bagian dalam bis , dan saat itu jeni duduk di samping ku ,namun di set kursi yang berbeda iya di sebelah kanan bus dan aku di sebelah kiri bus.
Baru setengahh perjalanan kepalak ku pusing , perut ku memaksa ku mengeluarkan isi dalam nya. “lo gak papa mam?,muka lo pucet gitu ” Tanya danis teman yang duduk di sebelah ku.
“gw mau muntah dan ,cariin gue kantong plastik dong”
“gw mau cari dimana bego,lo pake mabuk segala si,lo gk malu sama anak anak yang lain, yang lain gk ada yang mabok”.jawab danis.
Tiba tiba jeni memberikan kantong plastik kepada ku
“lo butuh ini kan”kata jeni memberikan aku kantong pelastik.
“iya jen maksih ya,btw lo gak mabuk jen…
Belum lagi selesai bicara , syorrr……… aku memuntah kan semua isi dalam perut ku.
“anjirrr. Lo kenapa muntah di celana gw si mam,jadi kotor semua,jijik gw” kata danis sedikit kesal.
“sorry dan gw gk sempet buka kantong plastik nya” jawabku sedikit tidak jelas.
“pak pak pak tolong berhenti” pinta jeni pada pak sopir.
Danis pun turun untuk membersihkan celananya, jeni menggantikan danis duduk di sebelah ku.
Jeni mengurut leher bagian belakang ku, supaya aku merasa baikan, dia memberikan minyak angin kepadku , dan mengeluarkan sebotol air mineral dan obat anti mabuk . jeni membuka kan pil itu dan memberikan nya pada ku sambil berkata …
“lo kenapa gak bilang si mam kalo lo sering mabuk ,harusnya lo minum obat dulu dong sebelum berangkat.” Kata jeni sambil memberikan aku air mineral kita aku sudah menelan obat anti mabuk itu.
Kepala ku sangat pusing ,badan ku terasa pegal semua, dan tanpa disadari aku pun tertidur.
“mam mam amam, bangun kita sudah sampai” kata jeni membangunkan ku.
Aku melihat semua siswa sudah turun kecuali jeni , dan kedua teman nya sinta dan putri, mereka membantu ku turun dari mobil. Tidak ada teman laki laki yang terlalu memperdulikan ku, Karen mungkin aku kurang suka bergaul dengan mereka dan aku lebih sering menghabiskan waktu ku di rumah dibandingkan keluar bermain bersama anak laki laki lainya, kecuali bayu ,hanya dia satu satunya teman terdekat ku sekaligus sahabat ku.
Karena kondisi ku yang kurang memungkinkan untuk mengikuti kegiatan selanjutnya ,jeni di bantu teman temanya membawaku ke penginapan dekat dengan lokasi tempat camping kami.aku terbaring di atas Kasur ,dan kepala ku masih sedikit pusing. putri terlihat membawakan membawakan bubur berwadahkan sterofom berbentuk mangkok,dia memberikan nya pada jeni. Jeni membuka penutupnya, dan mengambil bubur itu dengan sendok lalu menyuapkan nya pada ku, di saat itu aku melihat dengan hati ku dan mersakan ketulusan dari diri jeni, aku merasa dia memang benar benar menyayangi ku ,dan sejenak aku teringat pada bayu, dan pada saat itu pula lah ,aku mulai sadar ,bahwa aku mulai jatuh cinta pada jeni.
Ku bukan rajutan bulu mataku perlahan , aku bangun dari tidurku semalaman, aku mendengar suara ombak yang menyapu pasir pantai,yang membuat ku merasa ingin cepat cepat menyentuh air. aku lihat di sebelah tempat aku tidur , miko masih tertidur pulas, aku baru sadar bahwa semalam aku tidur di temani miko,yah tidak mungkin kalo jeni yang menemani ku .kata ku dalam hati. Aku beranjak keluar dari kamar penginapan ,tidak memperdulikan miko yagn masih tidur, aku lihat anak anak osis yang lain sedang asyik berkumpul di tepi pantai.aku pun melangkah kan kaki ku ke sana.
“lo udah gak papa” Tanya jeni.ketika aku sampai .
“gw gk papa kok,oh iya miko masih tidur tu di kamar”kata ku
“dasar tu anak ,wajar aja jadi langganan kena push up pak satpam, bangun nya aja siang” kata danis berbicara.
“he lo jangan ngehina miko dong ,gitu gitu miko tetep cowok kesayangan acu,bebebs yang paling imut dan lucu,kaya boneka anak babi” dengan lebay nya sinta bicara.
“anak babi mata lo, lucu si lucu ,tapi menjijikan”kata putri berbicara. Sontak semua teman teman tertawa. Termasuk jeni. Melihat jeni tertawa bahagia seperti itu,tiba tiba aku merasa ada yang lain dari diriku.
“eh mam,besok gw gk mau duduk sama lo lagi,entar muka gw kena semprot lava panas dari lambung lo itu” danis berkata pada ku,yang membuat teman teman lain kembali tertawa.
“
gw mau kok duduk sama sama lo mam”kata jeni .sontak semua anak anak meneriaiki perkataan jeni tersebut. “cieeeeeee” “suittttt suittttttt”
Aku hanya bisa tersenyum saja mendengar perkataan dari jeni.
“awas jen,lo di semprot ama tai amam yang belum jadi” kata danis sambil tertawa.begitu juga dengan teman teman yang lain.
Aku melempar danis dengan sandal ku karena kesal dengan perkataan Danis walaupun aku tau itu hanya bercanda. yang lain kembali tertawa , begitu juga dengan jeni .
Tiba tiba miko datang menghampiri kami.
"Bebebs ku ,pangeran berkuda ku,yang imut dan lucu ,kamu sudah bangun, sini sini duduk di sebelahaku beb, sinta berkata pada miko kesayangannya itu.
Miko terlihat sedikit ilfil dengan tingkah laku sinta.namun terkadang hati nya luluh dengan perilaku sinta ke padanya, memang cinta itu buta. Sinta berdiri menarik tangan miko ,lalu mengajak nya duduk di sebelahnya.
"Bebs kamu mimpi apa samalem,kok lama banget bangun nya,kamu pasti mimpiin aku yah" sinta berkata sambil menyenderkan kepalanya ke lengan sebelah kiri miko.
Teman teman lain pun menyoraki atas apa yg di katakan sinta.aku pun sedikit heran dengan pasangan yang satu ini. Tetapi aku percaya mereka saling mencintai satu sama lain ,setiap orang menunjukan rasa kasih sayang nya dengan cara yang berbeda.
“nah karena semua udah kumpul ,dan makanan kita udah siap,kita makan sama sama oke”kata jeni .
Kami pun memulai sarapan pagi kami. aku duduk di sebelah jeni, aku terus memandangi nya lalu aku berkata “jeni”
“iya da apa mam,”jawab jeni.
“Kayaknya gw harus sakit terus deh, supaya gw bisa di suapin sama lo”kata ku sedikit tersenyum.
jeni pun hanya tersenyum , ia menatap mata ku penuh perasaan.lalu dia tertawa kecil.
“apaan si lo mam ,gk harus pakek sakit segala kali, gw bisa suapin lo kapan pun lo mau”sambil tersenyum jeni berbiacara”. “ya udah ni buka mulut lu” sambil menyuapkan sesendok nasi goreng padaku. Lalu jeni kembali berbiacara.
Aku sedikit terdiam sejenak , entah perasaan apa ini ,apakah ini cinta.dan saat itu pun aku teringat dengan bayu sahabat ku.selang beberapa saat aku terdiam memikirkan sesuatu ,aku membuka mulutku ,untuk menerima suapan dari orang yang sangat di cintai sahabat ku ini.jika ia masih hidup ,pasti dia akan sangat cemburu melihat aku dan jeni seperti ini."maafkan aku bayu" .kataku dalam hati.
“lo gak boleh sakit lagi mam, karena kalo lo sakit gw juga ngerasa sakit, gw khawatir sama lo tau” sperti tidak sadar jeni berkata padaku.
Aku pun tidak membalas perkataan jeni ,aku hanya fokus dengan nasi goring yang ada di mulutku.dan jeni pun tidak lagi berbicara,dia melanjutkan menyuapkan ku .
ketika kami semua selesai makan dan berdoa sesudah makan . kami melakukan briping dan tentu saja jeni yang memimpin .ketika kami selesai kami pun beranjak untuk melaukan tugas yang telah di perintah kan kami.
Aku hanya duduk di pinggiran pantai , sedangkan yang lainya sibuk dengan pekerjaan yang telah di beri jeni.jeni sengaja tidak memberiku tugas apa apa, mungkin karena aku baru saja sakit.memang benar benar lemah diriku ini. Mabuk saja bisa sampai sakit.
Merasa bosan ,aku berdiri dan melangkahkan kaki ku menyusuri tepi pantai.ketika sedang berjalan, di pesisir pantai tak jauh dari posisi ku berdiri,aku melihat seorang wanita yang menggunakan pakaian syar'i sedang duduk di bawah pohon ,menulis sesuatu di buku nya .wajah nya terlihat bersinar dari jauh sperti nya dia wanita yang cantik, aku bergerak mendekatinya. ketika aku sampai padanya, sungguh benar benar wanita cantik ,jeni yang cantik di sekolah pun terkalahkan oleh kecantikannya.wajahnya yang putih mulus,hidung nya yang manncung ,bulu mata nya yang lentik, bibir tipis yang mempesona,sungguh benar benar indah ciptaan tuhan. Belum lama aku memandangnya,ia sadar kalau aku sedang memperhatikannya. Dia terkejut, lalu membereskan semua buku bukunya dan bergegas meninggalkan ku. Aku pun terdiam. Kulihat dia menjatuhkan salah satu buku,aku mencoba memanggilnya tapi dia tetap saja tidak menghiraukan ku.aku mengambil bulu itu lalu menyimpan nya. Aku berpikir untuk mengmbalikannya suatu saat nanti jika aku bertemu dengan dia. Dan aku pun kembali ke tempat area camping .
Matahari telah meningglkan senja , sehingga malam pun mau tidak mau harus datang. Setelah waktu isya, kami berkumpul di tegah - tengah api ungun kecil di tepi pantai, kami bernyanyi bersama ,bercerita ,tertawa dan benar benar menghapuskan beban kami setelah ujian, malam itu aku duduk di sebelah jeni, kami mendengarkan miko bernyanyi dengan gitar kesayangan nya.
“jen ,gw ngerasa gw mulai suka sama lo” kata ku, berbicara pada jeni yang sedang asyik mendengarkan suara vokalis band di sekolah kami itu.
“apa lo bilang” kata jeni sedikit terkejut.
“oh enggak kok, itu lihat si sinta ngelihatin anak babi kesayangannya sampe lupa nafas wkwkw”kata ku mengalihkan perkataan ku tadi.
Jeni pun tersenyum dan tertawa kecil mendengar perkataan ku. Melihat nya bahagia seperti membuat ku ingi terus melihat senyum nya. entah lah aku tidak tau apa yang kurasakan ,aku tau jeni suka pada ku, dan terkahir bayu meminta kami untuk bersatu, tapi hati kecil ku tetap tidak menerima aku mencintai kekasih sahabat ku. yang terpenting sekarang , hari ini aku menyukai jeni,tapi tidak tau besok.
Bersambung.
*duh sangat romantiss, gw yg nulis serasa gk pengen jomblo lagi.tapi apa daya lah jodoh yang masih belum tau pasti siapa dan di mana. Kira kira cerita kelanjutannya gimana yah .apakah amam akan benar benar mencintai jeni,atau akan ada gadis lain yang akan memenangkan hati amam? Silahkan tunggu chapter brikutnya!
Dan timakasih buat yang udh baca chapter 3 nya,jangan lupa saran kritik dan koreksi .
Trerima kasih
Arigato
Haturnuhun
Syukron
Chapter 3 : ketika rasa itu datang.
*untuk yang belum baca chapter sebelumnya,di sarankan untuk membaca chapter sebelumnya terlebih dahulu,supaya kalian tau dan rasanya lebih dapat.thanks
Jantung ku berdegub kencang, betapa terkejut nya aku oleh kehadiran sosok itu, ia berdiri di hadapan ku, memberikan senyum kepada ku, aku mencoba membuka mulut ku ,hati ku memaksa untuk menyebutkan namanya, namun lidah ku melarangnya, “bayu” itu lah kata yang ingin aku ucapkan.
“mam , amam,bangun sudah siang nak” kata ibu ,sambil menggoyang goyangkan tubuh ku”
Ku Tarik nafas panjang, menyadari semua itu hanyalah mimpi. Aku bergegas beranjak dari tempat tidur,aku sedikit terlambat bangun,padahal hari ini adalah ujian terakhir semester ganjil. Setelah selesai aku bergkat ke sekolah dan berharap semoga hari ini aku bisa mengerjakan semua soal ujian , karena aku sudah belajar hingga larut malam.
Betapa senang nya aku ketika sudah selesai mengerjakan ujian pertama ku hari ini, dan aku adalah orang yang pertama selesai di kelas.menunggu ujian ke dua tiba aku berniat menunggu di kantin. Sampai di kantin aku melihat jeni seorang diri duduk di sudut kantin ,lantas aku pun mendekatinya.
“eh elo mam,udah selesai ujian nya,cepet banget”kata jeni ketika aku sampai padanya.
“eh iya nih,ya Alhamdulillah belajar gw tadi malam gak sia sia,tapi secepat cepatnya gw masih cepetan elo jen,lo udah nyampe aja di kantin” jawab ku menanggapi jeni .
Tidak heran jika jeni bisa selesai dengan cepat,dia adalah siswi yang sangat pintar di kelasnya,bahkan di sekolah . juara umum selalu di genggamanya, di tambah lagi dia adalah ketua osis , benar benar wanita yang cerdas ,tidak salah jika bayu suka dan kagum padanya.
“ah enggak kok ,soal ujian nya terlalu mudah buat gw sih” sambil tertawa kecil jeni berkata padaku.
“iya deh ,gw sih kalah pinter sama lo jen,ya secara lo kan juara umum berturut turut ,gw yang cuman rengking 1 di kelas gw masih jauh di banding lo,dan gw belum ada apa apanya di banding ama lo jen”
“hahaha yah enggak mam,biasa aja kali ,kalo lu mau ngalahin gw lo harus belajar lebih giat lagi mam” kata jeni memberi saran pada ku.
“iya deh” jawab ku.
“oh iya mam,liburan semester ini gw punya rencana , gw mau ngajakin semua anggota osis termasuk lo juga, buat camping bareng, dan gw yakin pasti seru! Menurut lo gimana?”jelas jeni.
“wahh kayak nya seru tu jen,kalo anak anak yang lain pasti setujuh tu,secara kan pasti gak ada yang berani nolak rencana lo” menjawab jeni sambil tertawa .
“dasar lo mam, meskipun gw terkenal ketua osis killer gw gini gini cewek yang punya perasaan bego” jawab jeni sedikit kesal”
“hahahha (tertawa), iya deh maafin gw dong ,kan gw bercanda ,walaupun fakta hahaha”
“jen jangan marah dong” kataku. Aku memegang kedua pipi milik gadis cantik itu ,mengarahkannya ke wajah ku, jeni menatap mataku tajam , posisi it bertahan sedikit lama, lantas aku pun memasang wajah konyol andalan ku, jeni pun tersenyum ,lalu iya tertawa dan berkata.
“ya udah gw gak marah lagi,lepasin dong tangan lo ,bukan muhrim tau”,tegas jeni sambil melepaskan tangan ku dari kedua sisi wajah jeni dengan tangan nya.
“oh iya masalah camping entar gw kasih tau temen temen yang lain,tapi kita mau camping di mana jen”Tanya ku pada jeni.
“hem gw sih pengennya di hutan gitu mam biar lebih menantang , gimana?”
“kalua menurut gw jangan di hutan deh ,soalnya resiko nya besar jen ,apalagi jauh dari permukiman bisa bahaya jen”jelasku pada jeni.
“ah lo mam dasar anak mami, hem tapi ada bener nya juga,terus dimana dong?” Tanya jeni.
“gimana kalo di pantai aja ,jadi kita bisa diriin tenda di pesisir pantai nya, terus kita bisa seru seruan main air jen ,dan yang paling penting deket sama permukiman”.
“wah bagus tu ide lo mam,oke jadi deal kita camping di pantai” jawab jeni.
“sip” aku mengacungkan kedua ibu jari ku pada jeni,memberikan isyarat setuju .
Akhirnya liburan semester pun tiba, aku dan jeni dan tentu saja teman teman yang termasuk ke dalam anggota osis. Semua anggota osis terlihat senang saat bis yang kami tunggu sudah datang, kami memang sudah sangat lama menunggu bis yang akan mengantarkan kami ke tempat camping, yaitu ke pantai. Biaya transport bis kami di tanggung oleh sekolah jadi kami bisa menghemat uang kami. kami pun satu persatu masuk ke dalam mobil,sebelum bis berangkat,jeni membagikan banyak snack dan makanan ringan, hal itu ia lakukan atas keberhasilan jeni mendapatkan juara umum kembali di semester ini,seperti biasa di semester sebelum sebelum nya. aku duduk di tengah tengah bagian dalam bis , dan saat itu jeni duduk di samping ku ,namun di set kursi yang berbeda iya di sebelah kanan bus dan aku di sebelah kiri bus.
Baru setengahh perjalanan kepalak ku pusing , perut ku memaksa ku mengeluarkan isi dalam nya. “lo gak papa mam?,muka lo pucet gitu ” Tanya danis teman yang duduk di sebelah ku.
“gw mau muntah dan ,cariin gue kantong plastik dong”
“gw mau cari dimana bego,lo pake mabuk segala si,lo gk malu sama anak anak yang lain, yang lain gk ada yang mabok”.jawab danis.
Tiba tiba jeni memberikan kantong plastik kepada ku
“lo butuh ini kan”kata jeni memberikan aku kantong pelastik.
“iya jen maksih ya,btw lo gak mabuk jen…
Belum lagi selesai bicara , syorrr……… aku memuntah kan semua isi dalam perut ku.
“anjirrr. Lo kenapa muntah di celana gw si mam,jadi kotor semua,jijik gw” kata danis sedikit kesal.
“sorry dan gw gk sempet buka kantong plastik nya” jawabku sedikit tidak jelas.
“pak pak pak tolong berhenti” pinta jeni pada pak sopir.
Danis pun turun untuk membersihkan celananya, jeni menggantikan danis duduk di sebelah ku.
Jeni mengurut leher bagian belakang ku, supaya aku merasa baikan, dia memberikan minyak angin kepadku , dan mengeluarkan sebotol air mineral dan obat anti mabuk . jeni membuka kan pil itu dan memberikan nya pada ku sambil berkata …
“lo kenapa gak bilang si mam kalo lo sering mabuk ,harusnya lo minum obat dulu dong sebelum berangkat.” Kata jeni sambil memberikan aku air mineral kita aku sudah menelan obat anti mabuk itu.
Kepala ku sangat pusing ,badan ku terasa pegal semua, dan tanpa disadari aku pun tertidur.
“mam mam amam, bangun kita sudah sampai” kata jeni membangunkan ku.
Aku melihat semua siswa sudah turun kecuali jeni , dan kedua teman nya sinta dan putri, mereka membantu ku turun dari mobil. Tidak ada teman laki laki yang terlalu memperdulikan ku, Karen mungkin aku kurang suka bergaul dengan mereka dan aku lebih sering menghabiskan waktu ku di rumah dibandingkan keluar bermain bersama anak laki laki lainya, kecuali bayu ,hanya dia satu satunya teman terdekat ku sekaligus sahabat ku.
Karena kondisi ku yang kurang memungkinkan untuk mengikuti kegiatan selanjutnya ,jeni di bantu teman temanya membawaku ke penginapan dekat dengan lokasi tempat camping kami.aku terbaring di atas Kasur ,dan kepala ku masih sedikit pusing. putri terlihat membawakan membawakan bubur berwadahkan sterofom berbentuk mangkok,dia memberikan nya pada jeni. Jeni membuka penutupnya, dan mengambil bubur itu dengan sendok lalu menyuapkan nya pada ku, di saat itu aku melihat dengan hati ku dan mersakan ketulusan dari diri jeni, aku merasa dia memang benar benar menyayangi ku ,dan sejenak aku teringat pada bayu, dan pada saat itu pula lah ,aku mulai sadar ,bahwa aku mulai jatuh cinta pada jeni.
Ku bukan rajutan bulu mataku perlahan , aku bangun dari tidurku semalaman, aku mendengar suara ombak yang menyapu pasir pantai,yang membuat ku merasa ingin cepat cepat menyentuh air. aku lihat di sebelah tempat aku tidur , miko masih tertidur pulas, aku baru sadar bahwa semalam aku tidur di temani miko,yah tidak mungkin kalo jeni yang menemani ku .kata ku dalam hati. Aku beranjak keluar dari kamar penginapan ,tidak memperdulikan miko yagn masih tidur, aku lihat anak anak osis yang lain sedang asyik berkumpul di tepi pantai.aku pun melangkah kan kaki ku ke sana.
“lo udah gak papa” Tanya jeni.ketika aku sampai .
“gw gk papa kok,oh iya miko masih tidur tu di kamar”kata ku
“dasar tu anak ,wajar aja jadi langganan kena push up pak satpam, bangun nya aja siang” kata danis berbicara.
“he lo jangan ngehina miko dong ,gitu gitu miko tetep cowok kesayangan acu,bebebs yang paling imut dan lucu,kaya boneka anak babi” dengan lebay nya sinta bicara.
“anak babi mata lo, lucu si lucu ,tapi menjijikan”kata putri berbicara. Sontak semua teman teman tertawa. Termasuk jeni. Melihat jeni tertawa bahagia seperti itu,tiba tiba aku merasa ada yang lain dari diriku.
“eh mam,besok gw gk mau duduk sama lo lagi,entar muka gw kena semprot lava panas dari lambung lo itu” danis berkata pada ku,yang membuat teman teman lain kembali tertawa.
“
gw mau kok duduk sama sama lo mam”kata jeni .sontak semua anak anak meneriaiki perkataan jeni tersebut. “cieeeeeee” “suittttt suittttttt”
Aku hanya bisa tersenyum saja mendengar perkataan dari jeni.
“awas jen,lo di semprot ama tai amam yang belum jadi” kata danis sambil tertawa.begitu juga dengan teman teman yang lain.
Aku melempar danis dengan sandal ku karena kesal dengan perkataan Danis walaupun aku tau itu hanya bercanda. yang lain kembali tertawa , begitu juga dengan jeni .
Tiba tiba miko datang menghampiri kami.
"Bebebs ku ,pangeran berkuda ku,yang imut dan lucu ,kamu sudah bangun, sini sini duduk di sebelahaku beb, sinta berkata pada miko kesayangannya itu.
Miko terlihat sedikit ilfil dengan tingkah laku sinta.namun terkadang hati nya luluh dengan perilaku sinta ke padanya, memang cinta itu buta. Sinta berdiri menarik tangan miko ,lalu mengajak nya duduk di sebelahnya.
"Bebs kamu mimpi apa samalem,kok lama banget bangun nya,kamu pasti mimpiin aku yah" sinta berkata sambil menyenderkan kepalanya ke lengan sebelah kiri miko.
Teman teman lain pun menyoraki atas apa yg di katakan sinta.aku pun sedikit heran dengan pasangan yang satu ini. Tetapi aku percaya mereka saling mencintai satu sama lain ,setiap orang menunjukan rasa kasih sayang nya dengan cara yang berbeda.
“nah karena semua udah kumpul ,dan makanan kita udah siap,kita makan sama sama oke”kata jeni .
Kami pun memulai sarapan pagi kami. aku duduk di sebelah jeni, aku terus memandangi nya lalu aku berkata “jeni”
“iya da apa mam,”jawab jeni.
“Kayaknya gw harus sakit terus deh, supaya gw bisa di suapin sama lo”kata ku sedikit tersenyum.
jeni pun hanya tersenyum , ia menatap mata ku penuh perasaan.lalu dia tertawa kecil.
“apaan si lo mam ,gk harus pakek sakit segala kali, gw bisa suapin lo kapan pun lo mau”sambil tersenyum jeni berbiacara”. “ya udah ni buka mulut lu” sambil menyuapkan sesendok nasi goreng padaku. Lalu jeni kembali berbiacara.
Aku sedikit terdiam sejenak , entah perasaan apa ini ,apakah ini cinta.dan saat itu pun aku teringat dengan bayu sahabat ku.selang beberapa saat aku terdiam memikirkan sesuatu ,aku membuka mulutku ,untuk menerima suapan dari orang yang sangat di cintai sahabat ku ini.jika ia masih hidup ,pasti dia akan sangat cemburu melihat aku dan jeni seperti ini."maafkan aku bayu" .kataku dalam hati.
“lo gak boleh sakit lagi mam, karena kalo lo sakit gw juga ngerasa sakit, gw khawatir sama lo tau” sperti tidak sadar jeni berkata padaku.
Aku pun tidak membalas perkataan jeni ,aku hanya fokus dengan nasi goring yang ada di mulutku.dan jeni pun tidak lagi berbicara,dia melanjutkan menyuapkan ku .
ketika kami semua selesai makan dan berdoa sesudah makan . kami melakukan briping dan tentu saja jeni yang memimpin .ketika kami selesai kami pun beranjak untuk melaukan tugas yang telah di perintah kan kami.
Aku hanya duduk di pinggiran pantai , sedangkan yang lainya sibuk dengan pekerjaan yang telah di beri jeni.jeni sengaja tidak memberiku tugas apa apa, mungkin karena aku baru saja sakit.memang benar benar lemah diriku ini. Mabuk saja bisa sampai sakit.
Merasa bosan ,aku berdiri dan melangkahkan kaki ku menyusuri tepi pantai.ketika sedang berjalan, di pesisir pantai tak jauh dari posisi ku berdiri,aku melihat seorang wanita yang menggunakan pakaian syar'i sedang duduk di bawah pohon ,menulis sesuatu di buku nya .wajah nya terlihat bersinar dari jauh sperti nya dia wanita yang cantik, aku bergerak mendekatinya. ketika aku sampai padanya, sungguh benar benar wanita cantik ,jeni yang cantik di sekolah pun terkalahkan oleh kecantikannya.wajahnya yang putih mulus,hidung nya yang manncung ,bulu mata nya yang lentik, bibir tipis yang mempesona,sungguh benar benar indah ciptaan tuhan. Belum lama aku memandangnya,ia sadar kalau aku sedang memperhatikannya. Dia terkejut, lalu membereskan semua buku bukunya dan bergegas meninggalkan ku. Aku pun terdiam. Kulihat dia menjatuhkan salah satu buku,aku mencoba memanggilnya tapi dia tetap saja tidak menghiraukan ku.aku mengambil bulu itu lalu menyimpan nya. Aku berpikir untuk mengmbalikannya suatu saat nanti jika aku bertemu dengan dia. Dan aku pun kembali ke tempat area camping .
Matahari telah meningglkan senja , sehingga malam pun mau tidak mau harus datang. Setelah waktu isya, kami berkumpul di tegah - tengah api ungun kecil di tepi pantai, kami bernyanyi bersama ,bercerita ,tertawa dan benar benar menghapuskan beban kami setelah ujian, malam itu aku duduk di sebelah jeni, kami mendengarkan miko bernyanyi dengan gitar kesayangan nya.
“jen ,gw ngerasa gw mulai suka sama lo” kata ku, berbicara pada jeni yang sedang asyik mendengarkan suara vokalis band di sekolah kami itu.
“apa lo bilang” kata jeni sedikit terkejut.
“oh enggak kok, itu lihat si sinta ngelihatin anak babi kesayangannya sampe lupa nafas wkwkw”kata ku mengalihkan perkataan ku tadi.
Jeni pun tersenyum dan tertawa kecil mendengar perkataan ku. Melihat nya bahagia seperti membuat ku ingi terus melihat senyum nya. entah lah aku tidak tau apa yang kurasakan ,aku tau jeni suka pada ku, dan terkahir bayu meminta kami untuk bersatu, tapi hati kecil ku tetap tidak menerima aku mencintai kekasih sahabat ku. yang terpenting sekarang , hari ini aku menyukai jeni,tapi tidak tau besok.
Bersambung.
*duh sangat romantiss, gw yg nulis serasa gk pengen jomblo lagi.tapi apa daya lah jodoh yang masih belum tau pasti siapa dan di mana. Kira kira cerita kelanjutannya gimana yah .apakah amam akan benar benar mencintai jeni,atau akan ada gadis lain yang akan memenangkan hati amam? Silahkan tunggu chapter brikutnya!
Dan timakasih buat yang udh baca chapter 3 nya,jangan lupa saran kritik dan koreksi .
Trerima kasih
Arigato
Haturnuhun
Syukron
Gasabar chapter selanjutnya duh😍
BalasHapus