Langsung ke konten utama

bermimpi dalam mimpi chapter 2 : cerita jeni.


Bermimpi dalam mimpi

Cerita jeni.
Matahari mulai bergerak meninggal kan pagi untuk sampai kepada siang ,udara masih terasa sejuk,suasana pun tentram ,di hiasi indah nya banyak tanaman di sekitar bangunan bangunan tingkat dua itu  ,aku berjalan melangkahkan kaki ku.

“ jen.. jeni.. tunggu” Aku pun menghentikan langkah ku. Dari kejauhan aku melihat sosok pria dengan cepat menghampiri ku. seorang siswa laki laki  berhidung mancung, bermata coklat tua,dengan alis yang terbentuk indah di atas mata nya. postur tubuh tinggi yang begitu ideal menambah nilai ketampanan bagi seorang pria, sungguh benar benar seorang laki laki idaman  .

 “oh lo mam,kenapa?” kata ku ketika ia sampai menghampiri ku.

“lo nanti pulang  sekolah gk ada kerjaan kan”.ujar amam.

“oh enggak ,emang nya kenapa mam?” aku menjawabnya.
amam berkata 
“pulang sekolah temenin gw yuk ,gw mau beli pudding ke sukaan ibu gw ,ya sekalian kita makan entar ,gw teraktir deh” .

 “okeh kalo gitu”. Betapa bahagia nya aku seorang yang aku kagumi dari pertama masuk sekolah mengajak ku makan siang.seolah aku tak percaya. Aku tersenyum riang  sambil mengenggam erat tangan ku,ketika amam beranjak pergi meninggalkan aku sendiri. Tiba tiba seorang  menepuk pundak ku.

“he, buk lina,” kata ku sedikit tertunduk malu.

 “senyum senyum sendiri nih, lagi dapet hadiah yahh,atau lagi jatuh cinta” kata buk lina menanggapi ku.
 “oh gk ada apa apa kok buk, he udah bunyi bel tu buk ,saya masuk kelas dulu yah buk” membalas perkataan buk lina.
sambil sedikit mengerutkan keningnya buk lina kembali berkata.

 “loh ini kan bel istirahat , kok mau balik ke kelas”.

“buset dah ,bodoh banget sih gw” kataku dalam hati.

“he iya buk lupa,ya udah buk saya ke kantin aja deh” balas ku kembali .
aku segera pergi meninggalkan buk lina  yang dengan heran menggeglengkan kepala nya itu. 

“Kenapa sampe lupa segala sih ,gw tadi kan abis dari wc, dasar lo jeni” bicara dalam hati.

 Sampe di kantin ,aku duduk di salah satu bagian sudut kantin,sambil membayangkan apa yang akan aku lakukan ketika nanti  makan bersama amam. Aku duduk sendiri di sudut kantin itu tanpa teman seorang pun ,yah mungkin karena aku adalah ketua osis yang di kenal kejam, jadi tidak ada yang mau jadi temanku ketika tidak dalam forum osis , kecuali 2 orang siswi yang sama sama aneh menurutku ,yah mau gimana lagi dari pada aku tidak punya teman sama sekali. Namun ketika aku sudah turun di forum organisasi siswa di sekolah ku mau tidak mau semu anggotanyan harus patuh pada ku, ya secara aku ini kan ketua osis.mungkin sebagian orang menaggap ku adalah orang yang sombong dan sensitif . padahal, hal itu aku lakukan untuk menunjukan ketegasan ku sebagai satu satunya siswa perempuan yang menjabat sebagai ketua osis sepanjang sejarah sekolah  . benar benar kebanggaan tersendiri bagi ku. Di saat aku sedang asik memikirkan ketampanan amam, dua orang perempuan yang sangat berbeda kepribadianya menghampiri ku.

“woi ngopi woi jangan diam diam bae” ujar sinta teman ku yang benar benar gila social media itu ,setiap hari kepala ku sakit di buatnya.

“he lo tau nggak jen, tadi di kelas bayu bagi bagi kupon makan gratis di resto nya dia loh, lo kemana aja ke wc gk balik balik,tiba tiba udah di kantin aja lo”. dengan nada sangat senang putri yang terkenal dengan siswi tomboy itu  berkata pada ku .

“oh gitu ya” . balas ku.

“lo gimana sih jen ,loh harusnya senang dong, nih kupon loh di kasih double, dua kali lipat ama si bayu sang pangeran yang mencari putri khayangan yang tersesat  di bumi , mimi peri kali ahh” dengan Bahasa alay nya itu sinta berbicara padaku.

“yah terus gw harus apa dong,gw harus salto gitu” balasku.                                                                                   
Lalu putri berkata “wah emang lu bisa salto jen,kalau belum sini gw ajarin ,secara gw kan anaknya babeh somat pemilik pedepokan silat terkenal di dunia, eh di kampug gw sih” .

Betapa pusingnya aku di buat teman teman aneh ku ini. Aku pun beranjak meninggalkan mereka.

Di kelas ketika pelajaran terakhir akan di mulai ,bayu melempar gumpalan kertas kearah ku yang mengenai kepala ku,aku tidak memperdulikannya karena itu sudah biasa di lakukan bayu padaku untuk setiap harinya, entah apa yang di pikirkan bayu ,seberani itu kah dia menganggu ku. aku sudah sering marah kepadanya namun bayu tidak pernah berhenti mengganggu ku.

“See you next time every body” kata perpisahan yang dikatakan mr.joni menjadi tanda berakhirnya pelajaran hari ini . aku bergegas membereskan alat tulis dan buku buku pelajaran ,aku bergegas menuju ke halaman depan sekolah , tempat parkir para siswa siswi, aku memanjangkan leherku ,menajam kan mata ku, mencari di mana sosok seorang siswa yang ku kagumi itu berada.                                                                  
Aku melihat amam dan bayu sedang berbicara di depan gerbang sekolah, dan aku bergerak untuk menghampiri mereka.belum lagi sempat aku sampai di dekat mereka , bayu bergegas meninggal kan tempat itu sambil mengacungkan jempolnya kepada amam dan masuk ke dalam mobilnya.namun aku tidak memperdulikan itu.

 “mam,jadi kan” kataku pada amam.

“iya jadi jen, gw ambil motor gw dulu ya di parkiran ,lo tunggu bentar” balas amam .

“lama juga gak papa mam,gw sanggup nunggu pangeran setampan lu selama apapun” kataku dalam hati.

 Amam pun datang dengan motor matic nya itu, sedikit sayang sih cowok sekeren dia hanya memakai motor matic. harusnya dia ngendarai motor ninja atau motor gede gitu, tapi yah giamana lagi  ,bahkan amam pun baru bisa naik motor baru baru ini. Karena sejak dulu ia selalu di antarkan ayah nya, tidak salah kalau ia sering di juluki anak mami dan amam menjadi panggilan nya sehari hari.tapi aku tidak peduli akan hal itu. amam tetaplah amam, laki laki yang sangat tampan,yang menjadi idaman ku sejak pertama bertemu.

.”jen ayo naik,kok diem aja si”
.tanpa sadar amam telah kembali dengan motornya, aku pun segera naik ke atas motor nya tanpa berbicara sedikitpun.
Di perjalanan tidak ada kata yang dapat ku ucapkan pada amam ,berada di dekatnya sudah membuat ku bahagia, aku dan mam memang sering berbicara dan ngobrol berdua ,bahkan di kantin kami selalu makan berdua jika kedua teman aneh ku itu tidak mengikuti ku. segala topik pembicaaran amam dan aku selalu mengenai osis terkadang tentang  diri ku sendiri ia selalu bertanya hal hal tentang diri ku . tidak jarang dia juga sering membahas sahabatnya itu yang tidak lain adalah bayu. Melihat caranya menceritakan persahabatannya dengan bayu  menambah rasa kecintaan ku padanya.
“jen lu gak tidur kan” Tanya amam.
 aku membalas. “yah enggak lah mam “ sambil tersenyum menanggapi perkataan amam.
tiba tiba amam menarik salah satu tangan ku mengarahkan ke lingkar pinggang nya itu sambi berkata .
“pegangan dong jen ,jalan di sini banyak lobang nya,entar kamu jatuh, mana kamu duduk cwek gitu”

oh tuhan betapa senang nya aku , tapi aku sadar kalau kami itu adalah posisi yang terlarang ,alias bukan muhrim . lantas aku menarik tangan ku.

“eh mam kita kan bukan muhrim”
Amam kembali berkata.
 “oh iya maafin gw ya,gw  cuman takut lu jatuh , ya udah lu pegangan besi belakang aja”.
mau tidak mau harus ku akhiri posisi yang sangat membuat aku senang sampai sampai ingin salto , “ya ampun gw kan cewek masa salto salto segala bukanya gw putri”.walaupun aku bukanlah orang yang pandai beragama tetapi aku juga tau batasan batasan sebagai seorang perempuan.

Tak lama dalam perjalanan kami sampai di tempat tujuan,yang sebelum nya aku tidak tau amam mau mengajak ku kemana,yang ku tahu hanyalah dia minta di temani membeli pudding untuk ibunya,yang biasa ia beli di toko kue dan roti langganan nya. Namun fikiran ku salah,kami berhenti di salah satu resto milik pengusaha sukses ternama di daerah kami,yang tidak lai resto milik papa nya bayu,aku sedikit heran,kemana amam harus berhenti di sini , lantas aku pun bertanya pada amam.

“loh kok berhenti di sni mam”
“iya,kita kan mau makan dulu,entar baru  beli pudding pesanan ibu gw” jawab amam. Udah masuk yuk!,perintah nya  pada ku.

Tanpa berkata,aku langsung masuk ke dalam resto milik sahabat dekat amam itu.Di dalam resto kami duduk di meja no 5 ,aku sudah terbiasa dengan suasana  di dalam resto yang bertemakan classic room itu,karena aku dan kedua teman aneh ku itu sering makan di sini sepulang sekolah.amam masih belum berkata apapun kepadaku ,dia sibuk dengan ponsel kesayangan nya,aku pun hanya memperhatikannya, sambil menikmati keindahan yang tuhan berikan pada dirinya,dan kami juga belum memesan apapun , padahal sudah sekitar 5 menit kami duduk di sini,lalu amam berkata.

“jen,sebenernya gw mau ngomong sesuatu ,tapi ini tentang bayu”

“iya ngomong aja kali,pasti mau ngomongin kalo bayu itu suka sama gw kan,dia tertarik sama gw dari dlu”jawabku.

“iya jen ,tapi kali ini gw bener bener mau ngomong serius,lo taukan gw sering bilang sama lo kalo bayu itu suka sama lo,dia selalu ganggu lo itu karena dia bener bener cinta sama lo,dia gak tau caraya ngedeketin lo, dia sering ngelempar kertas ke lo,tapi dia beliang lo gk pernah buka isi kertas itu,lo malah marah marah sama bayu,dan lo tau gak sih isi kertas itu sebenernya ungkapan ungkapan perasaan bayu ke lo,bayu itu bener bener cinta sama lo.”

“beneran lu mam,tapi kalau gw tau jg.itu gak berpengaruh sama gw mam, gw gak pernah suka sama bayu,dan gw gak bisa maksaiin perasaan gw,dang w juga gak terlalu suka dengan sikap bayu” tegas ku
“jen,pliss dengerin gw, gw itu sahabtan sama bayu udah dari dulu, gw cuman pengen lihat dia bahagia,kalo dia bahagia ,gw juga bahagia,lo taukan arti dari sebuah persahabatan,jadi gw mohon sama lo jen,kalo masalah lo gk suka sama dia,itu masalah kecil jen,gw yakin kalo lo pasti bisa nerima bayu ,bahkan mungkin kalian bakal jadi pasangan yang serasi,plis jen gw minta sama lo kali ini bantu gw,gw cuman pengen lihat sahabat gw bahagia” tegas amam.

Sejenak aku terdiam, memikiran permintaan amam ,yang yang sulit untuk ku ,kalau aku menerima permintaan amam sama saja aku akan bermain sandiwara untuk  berpura pura menerima bayu, tapi di sisi lain aku juga ingin melihat amam bahagia.

“hem ,ya udah deh,tapi gw gak janji yah bisa nerima bayu seutuhnya,tapi gw bakal berusaha buat suka sama bayu kok”

“beneran jen, makasih banyak lu udah mau bantu gw” amam berkata padakaku ,senyuman manis dari bibir tipis itu membuat aku bahagia ,seakan tidak ingin senyuman itu hilang.

“iya ,kalo bukan karena lo mam gw gk mau ngelakuin ini”kata ku,

“apa lo bilang , karena gw?” Tanya amam

“oh enggak kok lo salah denger,oh iya kata lu mau ngajak gw makan tadi,kok gak mesan makanannya sih,?

“Ohh,soal itu gue minta maaf ya,sebenrnya yang ngajak makan lo itu bayu, bukan gue ,cuman bayu gak berani bilang sama lo, bentar lagi dia datang kok,entar kalo dia datang gw cabut duluan yah” tegas amam.

“ apa mam , bayu…”
Belum lagi selesai berbicara tiba tiba seorang laki laki menggunakan kemeja hitam ,tangan nya di hiasi jam tanggan yang limited edition itu , dengan rambut tertata rapih.

“oh lo udah datang bay,ya udah gue cabut duluan ya,semoga sukses bro”kata amam.

Amam meninggalkan ku ,bersama bayu.aku sedikit kehilangan mood ku,harusnya aku makan bersama orang yang aku suka bukan dengan sahabatnya. Benar benar membuatku tak bersemangat, hal hal yang indah yang ku bayangkan sebelumnya hilang sudah tersapu ombak  kekecewaan.

Di mulai dari hari itu ,aku dan bayu jadi sering jalan bersama, bayu selalu mengantar dan menjemput ku untuk khursus B.Inggris, namun untuk berangkat ke sekolah aku tetap naik taksi seperti biasa,aku sengaja menolak jika bayu menjemput  ku untuk berangkat sekolah.bayu pun sering mengajak ku belanja , makan di resto milik nya,dan aku pun hanya bisa mengikuti permintaan nya.Dan semenjak itu aku jadi jarang bersama amam lagi, di tambah lagi amam dan aku berbeda kelas ,jadi sangat jarang aku bertemu dengan nya.
 Beberapa minggu  aku terus bersama bayu setiap harinya, dari mulai di sekolah sampai pulang sekolah ,bahkan tidak jarang malam hari pun kami keluar untuk sekedar jalan jalan ,tentu saja dengan izin orang tua ku,namun sampai saat ini bayu jg belum menyatakan perasaannya secara langsung ,apalagi mau menembak ku, yah aku pun tidak peduli akan hal itu. yang aku rasakan hanya kerinduanku bersama amam. Hingga pada suatu hari ketika kami makan di resto milik bayu. Bayu menanyakan hal yang sangat serius.

“jeni, gw mau nannya sama lu jen , tapi lu janji jawab jujur ya” kata bayu berbicara padaku.dengan sedikit terkejut dan heran aku menjawab bayu.

“iya mau Tanya apa lo bay”.
“tapi lu janji jawab juju ya”tegas bayu

“iya pasti gw jawab jujur ko bay” meyakinkan bayu.

“sebenrnya perasaan lo sama gw gimana sih jen,dan menurut lo amam itu gimana si”
Sontak aku pun terdiam ,bibir ku terasa kaku untuk berbicara, namun hati ini memerintahkan untuk mengatakan yang sebenarnya.


  • “sebelum nya gw minta maaf sama lo bay,gw sebenernya gak ada perasaan apa apa sama lo,gw mau deket sama lo,karena amam  yang minta ,dan sejujur nya gw suka sama amam mungkin ini berat buat lo bay,tapi gw harus jujur dan gw gak bisa  ngebohongi persaan gw sendiri dan ngebohongi lo bay,sejak pertama kali ketmu amam ,gw suka sama amam,tapi gw gk pernah bilang itu ke dia,karena setiap kami ngobrol bareng pasti yang dia selalu ngebahas lo,dia selalu bilang klo lo itu suka sama gue,tapi mau gimana pun gw gak bisa maksaain perasaan gw sama lo bay,cinta gk bisa di paksain bay.dan gue ngelakuin semua sandiwara ini karena sahabat lo sendiri yang minta,dia pengen ngelihat lo sama gue,tapi kebohongan gak akan bisa menciptakan kebahagian apapun bay”. Jelas ku kepada bayu.
Tiba tiba bayu meneteskan air matanya,aku pun menjadi merasa bersalah padanya ,tetapi kebohongan tetaplah kebohongan dan suatu saat akan terungkap,darinpada terlambat dan berakhir penyeselan.
aku harus mengeatakan semua ini padanya.

Bayu terus meneteskan air matanya, baru kali ini aku melihat seorang anak pengusaha  ternama ini menangis di hadapan ku,aku pun menenangkan bayu ,ternyata aku sadar melalui tetesan air mata bayu aku tahu bahwa bayu bukan lah orang yang egois,bayu juga memiliki hati yang rapuh,aku tau ini sangat berat untuk bayu,tetapi aku juga harus peduli dengan hati ku sendiri .

Keesokan harinya, setelah pulang sekolah bayu menunggu ku di depan gerbang dengan mobil nya seperti yang biasa dia lakukan, aku fikir setelah semua yang ku katakana pada bayu ,dia tidak akan mengantar jemput ku lagi. Aku pun pergi ke tempat les B.inggri di antar oleh bayu seperti biasanya ,selama perjalan bayu hanya diam saja ,tanpa sedikit pun berbicara.

Setelah khursus B.inggris selesai,aku mengecek ponsel ku,dan di sana terdapat pesan dari bayu,bahwa dia akan menjemput ku. tidak lama setelah aku membaca pesan itu ,aku lihat mobil hitam kepunyaan anak pengusaha itu datang. Aku masuk ke dalam mobil,aku lihat bayu tersenyum kepada ku,aku pun membalas senyuman nya.bayu pun menginjak pedal gas mobil sehingga mobil itu kembali melaju.

 Di tengah perjalanan  kami terjebak macet yang panjang  hingga matahari terbenam.setelah kami dapat melanjutkan perjalanan dengan lancar ,aku lihat jam di ponsel ku menunjukan jam 09.15 malam. Aku tidak sadar ternyata ini sudah malam. Aku merasa sangat haus karena dari tadi aku belum minum apalagi di tambah kemacetaan yang sangat lama. Aku memberani kan berbicara pada bayu,untuk berhenti sebentar ke toko untuk tedekat .
Bayu pun menghentikan mobil nya ke tepi jalan,tetapi toko yang menjual  minuman ada di seberang jalan, sangat sulit mobil bayu untuk berputar Karen keramaian lalu lintas.

“bentar ya bay,gw beli minum dulu”kataku sambil bergerak membuka pintu mobil .

“tunggu jen,gw mau bicara dulu sama lo,gak lama kok”kata bayu dengan nada memohon.

“ya udah deh,lo mau ngomong apa bay” jawab ku.

“Jen,gue sadar gw gak bisa terus terus ngikutin ego gw, kalo lo suka sama amam gue rela kok lo sama amam,dan gue percaya kok amam bisa bahagiain lo, dan gw bahagia kok kalo lihat lo sama amam bahagia ,karena kebahagiaan orang orang yang gw sayangin itu lebih penting,gw salah kalo terus terus ngikutin ego gw, dan gw harap lu jangan ngecewain sahabat gw.dan sebenarnya sih  gw juga mau ngajak amam,tapi dia nolak gw jen,gw mau hari ini kalian sama sama ngungkapin perasaan kalian” jelas bayu kepada ku. ku lihat mata bayu berkaca kaca,namun itu menandakan ketulusan di dalam hatinya.

“lo yakin bay,lo bakal bahagia ngelihat gw sama amam”tegas ku.

“tenang aja jen,lo gak usah peduliin gw,yang penting kalian berdua bahagia”

Sontak aku terharu dengan perkataan bayu,mata ku tiba tiba meneteskan air matanya dengan sendirinya,persahabatan antara bayu dana mam begitu indah.sehingga membuat ku merasa bersalah telah hadir dalam kehidupan mereka berdua.

“ya udah jen,lu mau minum apa, biar gw aja yang beli” kata bayu sambil tersenyum kecil kepada ku.
Sambil mengusap air mata ku ,aku menjawab.
 “teh dingin aja bay”
Bayu pun segeran turun dari mobil dan menuju toko di sberang jalan. Aku sangat bahagia dan terharu,keputusan bayu tidak akan pernah ku lupakan. Ponsel ku tiba tiba berbunyi,ternyata bunda menelfon ku untuk menanyakan keberadaan ku .

 setelah lama berbincang dengan bunda untuk memastikan bunda tidak khawatir pada ku. aku pun  menutup telfon ,aku melihat kearah toko di sebrang jalan yang cukup jauh karena jalan yang lebar, aku melihat orang orang berkumpul di depan jalan toko itu, aku sedikit penasaran dan khawatir , lantas aku pun segera turun dari mobil,aku bergerak menuju keramaian .

aku menerobos orang orang yang sedang berkumpul itu,untuk memenuhi rasa penasaran ku. pupil mataku membesar, tubuhku seakan kaku bagaikan patung,air mataku tidak dapat ku bendung lagi,darah yang mengalir dari kepala hingga aspal itu membuat tubuhku seakan terasan mati, orang yang   yang belum lama tersenyum tulus kepadaku kini, kini terbaring mermandikan darah di tengah kerasnya aslpal jalanan.

Aku membuka mataku,ku Tarik nafas panjang, lalu ku hembuskan .aku terbangun …

Hati ku senang bukan main,Karena semua itu hanya mimpi saja, aku lihat ke samping tempat tidur bunda berada di sampingku,begitu juga dengan ayah,aku lihat ke sudut setiap ruangan ,memastikan sesuatu, tidak ini bukan kamar ku, tidak aku tidak sedang bermimpi . Aku kembali meneteskan air mata ku , menyesali dan menyadari kalua semua ini tidak seperti yang aku harapkan.

“kamu sudah sadar nak,kamu tadi pingsan anakku,bunda sangat khawatir nak” bunda berkata pada ku.
Aku langsung bertanya pada  bunda“bunda di mana bayu?” Tanya ku dengan air mata tetap mengalir.

“kamu harus sabar nak,bayu sudah meninggal waktu di bawa ke rumah sakit”

Dunia begitu hening dan penuh kegelisahan,tubuhku terasa sedang terombang ambing di lautan. Air mataku tak mau berhenti mengalir. Hatiku memaksa ku untuk tidak mempercayai semua ini.
Bagaiman? Bagaiman nanti. Apa yang akan ku katakana pada amam ,dan seberapa hancurnya amam ketika dia tahu  bahwa shabatnya telah pergi meninggalkanya.
Ingin rasanya aku menyusul kepergian bayu.

Bersambung…..

Nb.terima kasih udah mau ngeluangi waktu nya buat baca certa ini, mohon kritik dan saran di kolom komentar dan jg jangan lupa di share ya. Dan nantikan chapter berikutnya .Salam teman berbagi
#tabogek
By.syarif

                        

Komentar

  1. Ass..
    Maaf bg bgi sy it byk typo ny bg~
    Over all ak msh bisa ngertiin kisah ny, btw it kisah ny bgus bgtt n ak nangis dongg:'v

    BalasHapus
  2. Ditunggu chapter selanjutnya kak ceritanya keren berasa nyata:(

    BalasHapus

Posting Komentar