Langsung ke konten utama

BERMIMPI DALAM MIMPI CHAPTER 5 : CERITA JENI PART 2

CHAPTER 5 : CERITA JENI PART 2


Matahari sudah naik dari persembunyiannya, menandakan pagi telah tiba. Aku pun sudah siap dengan seragam sekolah ku untuk segera berangkat ke sekolah,dan  seperti biasa aku menunggu taksi di depan rumah ku. tak lama aku menunggu taksi yang setiap pagi menjemputku sudah datang ,dan aku pun berangkat ke sekolah.
Udara yang sejuk ku hirup panjang, betapa nikmat nya setiap waktu kehidupan yang telah tuhan berikan kepada ku setiap harinya.aku melangkahkan kaki ku menuju kelas. Sampai di kelas aku langsung duduk di kursi ku , dan membuka buku catatan persiapan pemilihan ketua dan wakil osis yang baru. Tidak terasa sudah 1 tahun aku menjabat sebagai ketua osis disekolah ku ini, ada rasa bangga dan banyak pengalaman yang aku dapatkan,apalagi aku adalah ketua osis perempuan pertaman sepanjang zaman sekolah ini, benar benar membuat ku bangga dan senang hati dalam menjalan kan tugas ku.
Tiba tiba seseorang mengagetkan ku.

“woi, cewek galak,pagi pagi udah ngelamun aja lo,kenapa? Mikirin utang lo ya”.han berkata pada ku sambil tertawa.

“dasar lo ya mayat idup, pagi pagi udah bikin orang kesel aja.”kataku pada han.

“lagian pagi pagi udah ngelamun, kenapa emang?banyak utang? Galau? Di putusin? Ehh emang ada yang mau punya cewek galak kayak gini ,”han kembali tertawa.

“udah lo pergi aja sana ,coba lo sehari aja gak ngikutin gue,gak gangguin gue bisa gak sih”?
“gue gak bisa jen, karena kalo gue sama lo gue ngerasa bahagia jen”jawab han.

Aku terdiam mendengar perkataan han, tiba tiba perasaan yang sama itu kembali muncul di benak ku, oh tuhan sungguh ini adalah perasaan yang salah. Han menatap mataku tajam penuh arti ,aku sungguh tak menegerti apa yang ada di fikiran han, apa yang salah dengan dirinya.

“woi lo kenapa ? ,maksud gue tadi ,gue bahagia deket lo ,karena gw bisa ganggu lo tiap hari sang ratu kegelapan, apa lo selama ini gak sadar kalo siswa siswa di sini itu benci sama lo ,mereka gak suka sama lo,lo itu ketua osis gak bermutu ,gak ada guna nya lo itu jadi ketua osis ,ketua osis mana yang di benci anggota nya,apalo nyogok pas pemilihan yah, lo suap mereka, lo ancam mereka semua supaya milih lo ,sudah lah jangan banyak manipulasi de lo, sudah cukup sekolah ini punya ketua osis kayak lo,sang ratu kegelapan, apa orang tua lo gak mendidik lo, lo di kasih makan apa sih..

Belum sempat han melanjutkan perkataan perkataan dari lidah han nya yang tajam itu, aku menampar nya.aku sudah tidak bisa menahan emosi ku terhadap perkataan han. Aku melihat darah keluar dari bibir nya, aku sungguh tidak sadar telah menampar nya dengan kuat, aku jadi merasa sedikit bersalah, tapi itu pantas ia dapatkan atas apa yang ia keluarkan dari lidah berbisa nya itu.
Dan betapa sialnya , bu septi ,guru pkn

 sekaligus guru Bk di sekolah kami  masuk kelas tanpa ku sadari , mungkin dia melihat apa yang aku lakukan kepada han. Lantas  bu septi pun meminta kami menemuinya di ruang bk saat itu juga . melihat tatapan bu septi kepadaku , menandakan dia mungkin sangat marah pada ku atas apa yang ku lakukan pada han.

Sampai di ruangan  buk septi , aku pun menjelaskan apa yang terjadi sebenarnya, namun han tidak berbicara sedikit pun ,selain meng-iyakan perkataan ku. dan pada akhirnya hukuman pun tetap kami terima, karena bu septi beranggapan kami berdua sama sama salah, dan aku menyadari akan hal itu. Aku di beri hukuman untuk membersihkan dan merapikan buku buku di perpustakaan begitu juga dengan han. Aku lega karena hukuman yang bu septi berikan di dalam ruangan, kalau sampai di lapangan bisa bisa jadi bahan pembicaraan siswa siswi di sekolah.

Aku dan han pun menuju ke perpustakaan, dan betapa senangnya aku ketika melihat perpustakaan dalam keadaan bersih. Aku dan han hanya di pinta untuk menyusun buku buku baru yang baru saja datang. Aku mengambil puplen dan buku untuk mencatatat buku buku yang akan di letakan  di rak .sedangkan han yang bertugas mengangkat buku buku baru itu.

Dari tadi han hanya diam tanpa berbicara ,tanpa aku sadar bibir nya terus mengeluarkan darah ,aku pun merasa bersalah . aku menyuruh nya duduk sebentar di kursi. Dengan cepat aku berlari ke uks mengambil kapas dan obat merah. Setelah aku kembali dari uks, aku melihat han mulai menyusun buku buku baru , degan ragu aku berkata.

“han , lo duduk sini dulu bentar”
Han pun tidak menjawab ,dia hanya bergerak menuju kearah ku.

Aku meneteskan obat merah ke kapas lalu mengobati luka di bibir han. Perlahan aku usapkan kapas dengan obat merah itu ke bibirnya, aku tak berani menatap mata han, aku hanya fokus pada lukanya itu, aku berfikir wanita macam apa aku ini dengan lancang menampar seorang seperti han ,apalagi aku tau kalau dia seorang anak yatim.

“nih udah selesai” ujar ku ketika aku merasa selesai mengobati luka di bibir han.

Tiba tiba ketika aku sedang  menutup obat merah ,han mecium kening ku .
Aku terkejut dengan reflex,aku menampar nya lagi.

“lo apa apaan si han. Lo tau kan bukan muhrim ,lo taukan ini sekolah  kalau ada guru yang lihat gimana, bisa di keluarin gw bego” kata ku sangat kesal.

Kekesalan hatiku luntur ketika aku melihat bibir han kembali mengeluarkan darah, akibat ulahnya dia haru meneripa tamparan dari ku untuk kedua kalinya, kali ini bukan salah ku.
Aku kembali mengambil kapas lalu mengelap darah di bibir han yang kembali keluar karena kekejaman tangan ku.

“gue minta maaf han , lo salah sendiri kenap lo ngelakuin itu , jadinya gak sadar gue nampar lo lagi kan, dasar mayat idup bego lo” kataku sedikit kesal ,sambil mengobati luka di bibir han kembali.
“gue sengaja
 , biar lo nampar gw lagi, suapaya lo bisa ngobatin gue terus, gw nyaman momen kayak gini, kapan lagi kan ratu kegelapan yang kejam bisa selembut ini”

Aku terdiam mendengar perkataan, lagi lagi dan lagi, perasaan itu kembali datang ,apakah benar apakah benar ini perasaan cinta, tidak ini pasti salah ,aku tidak mungkin mencintai orang yang baru kenal, bagai mana dengan amam, aku sudah bisa mendapatkan hati amam, kenapa? Kenpaa orang ini datang di kehidupan ku, apakah ini ujian dari hubungan dan perasaan ku kepada amam, oh tuhan sungguh aku tidak mengerti dengan semua ini.

“dasar lo mayat idup muka bantal , apa lo kurang kasih sayang” kata ku pada han.

Han terdiam ,tiba tiba seri di wajah nya hilang, oh tidak apa yang telah aku katakana padanya, aku benar benar tidak bermaksud seperti itu , aku lupa latar belakang han yang seorang anak yatim dan ibunya single parent, pasti sunggu sangat sedikit waktu han bersama ibunya ,karena ibunya sibuk bekerja.aku sudah sangat pelupa ,padahal amam pernah mengatakan itu padaku.

“han , gue minta maaf ,gue fak bermaksud membuat lo sedih han, gue bener bener minta maaf, lo jangan sedih han, lo tenang aja , gw bakal selalu ada buat lo han” kata ku meyakinkan nya.
Han terdiam ,tak lama dia tersenyum manis pada ku, aku pun membalas senyumanya,lalu ia berkata.

“Makasih jen ,maaf kalau gue sering ganggu lo”.

“iya gue maafin , awas lo kalo ganggu gw lagi”tegas ku.

Tiba tiba han mengambil kapas, lalu mebersihkan bekas obat merah di kening ku , yang di sebabkan bibirnya yang menyentuh kening ku ,karena kelancangan nya itu.
Benar benar aku tidak tau perasaana apa ini.

Setelah selesai, kami melanjutkan tugas kami merapikan buku buku. Ternyata buku buku baru ini sangat banyak ,apalagi kami harus menyusun nya sesuai dengan rak yang telah di atur untuk buku buku itu yang jaraknya cukup berjauhan untuk setiap bukunya.
Akhirnya tugas kami selesai. Aku dan han berniat untuk menuju ke kantin bersama .karena kami sudah sangat kehausan. Sampai di kantin aku melihat amam dan teman teman lainnya sudah berada di salah satu meja,aku dan han segera menuju ke tempat mereka.samapi di sana miko tibe tiba berkata.

“bibir lo kenapa han , habis ciuman amam siapa lo tadi?” miko berkata sambil tertawa kecil.


“oh ini miko ,tadi gue ciuman sama cewek galak ini,bibir nya tajam banget ,sampe berdarah gini , emang ganas nih cewek”han menjawab.

“wah gentle banget lo han, berani nyium ,sang ratu kegelapan ,yang cantik dan hot namun mengerikan”kembali miko tertawa.

“kalian berdua mau gw suapin sepatu gw ni”kata ku pada mereka.

“iya ni bebs miko ,kasian tau jeni .jeni kan sahabat aku ,han itu di abis di tampar ama jeni , bukanya ciuman bebs” kata sinta.

“ya beb sinta ku , becanda beb” kata miko sedikit tertawa kecil.
Tiba tiba amam bergerak dari kursinya lalu pergi meninggalkan kami, aku lihat wajahnya sangat tidak senang, apakah dia cemburu ?.  aku jadi merasa tidak enak dengan amam, seolah seolah sekarang aku yang mengkhiantai perkataan ku sendiri .aku benar benar tidak tau harus berbuat apa.

“eh tu anak kenapa , kok tiba tiba kabur gitu aja”kata putri

“yah mungkin dia lupa ngerjain sesuatu mungkin , biasa orang pinter mah gitu”

“kayak nya enggak deh bebs, dari kacamata hati ini ,aku melihat ada kecemburuan di hati amam, oh ya tuhan, ini cinta segitiga” sinta berkata .

“lo ngomong apaan si sin” kataku pada sinta.

“ihh jeni masa lo gak ngerasa kalo amam itu cemburu lo sama han itu deket gini”jawab sinta.

“ah ni nggak kyak yg lo fikir kok sin, gue sama jeni itu gak bakal bisa cinta cintaan, yang malah ada kita itu kayak kucing sama anjing, gw kucing nya ,jeni anjingnya” tegas han sambil tertawa. Dan teman teman lain pun ikut tertawa.

“enak aja lo tu yang anjing” balas ku.

“ya udah kalian berdua anjing , aku yang kucing, karena kalian berdua anjing mendingan kalian nyanyi lagu makan daging anjing sama sayur koll” kata sinta sang ratu sosmed.
Setelah masuk kembali ke kelas, aku terfikir sesuatu, aku dengan cepat mengambil ponsel ku, untuk memberi pesan pada amam bahwa aku ingin bertemu dengan nya sepulang sekolah, di kafe milik papa bayu.

Dan akhirnya pelajaran hari ni sudah selesai, dan aku segera membereskan buku dan alat tulis milik ku. ketika aku sedang berjalan di lorong kelas, aku berpapasan dengan bu septi. Bu septi meminta ku untuk ke ruangannya untuk membicaraakan sesuatu, terpakasa aku harus mengikutinya. Bu septi adalah seorang guru yang sangat di segani oleh siswa dan siswi di sekolah ku, ia terkenal dengan ketegasannya, namun ia juga memiliki kelembutan hati yang tulus. Di ruangan itu bu septi berkata pada ku untuk mengawasi han ,bu septi sangat peduli kepada han, apalagi han adalah seorang anak yatim, pasti iya sangat kurang kasih sayang dan waktu bersama keluarganya, sifat han bisa saja berubah ubah, dan emosional nya bisa saja tak menentu, oleh karena itu bu septi meminta ku untuk terus mengawasinya, karena bu septi menganggap aku yang sering bersama dengan han.
Setelah selesai membiacarakn han ,aku pamit pulang pada bu septi. Dan tiba tiba aku tersadar bahwa aku sudah janji akan bertemu dengan amam sepulang sekolah, aku melihat jam tangan ku,betapa terkejutnya aku sudah sejam lebih waktu yang berlalu .pasti amam sudah lama menunggu ku . aku segera menuju ke gerbang sekolah , aku menelfon taksi yang biasa mengantarku ku sekolah, dan sialnya dia tidak bisa menjemput ku hari ini, terpaksa aku menunggu taksi yang lain.

Sudah 30 menit aku menunggu belum juga ada taksi yang lewat, mungkin Karena sudah sangat sore jadi jarang ada taksi yang lewat di sekitar sekolah . aku pun menelfon bunda untuk menjemputku.
Tak lama bunda datang menjemput ku , di dalam mobil aku sangat merasa bersalahaku yang membuat janji ,malah akuyang mengkingkari, pasti amam sangat lama menunggu ku, aku mencoba menelfonya namun ia tidak mengangkatnya.

Hari pun berganti malam , aku masih berusaha menghubungi amam ,namun ia tetap saja tidak mengangkat telfon ku, dia sudah benar benar marah pada ku, tidak biasanya dia seperti ini. Aku sungguh menyesal.aku merasa tidak nyaman , hingga aku sulit tidur. Apa yang akan aku katakana pada amam besok, apa dia mau mendengarkan penjelasan ku. harus! Aku harus meminta maaf dan menjelaskan pada amam.
Tak terasa hari sudah pagi, aku bergegas ke  berisap siap.setelah selesai aku segera menunggu taksi seperti biasanya .tak lama menunggu taksi sudah datang , aku pun secepatnya naik ke mobil dan berangkat sekolah. Tak ada yang ku fikirkan selain segera berbicara pada amam. Setelah sampai sekolah aku bergegas menuju kelas amam. Dan sayang sekali amam belum terlihat di kelas, mungkin dia belum datang , aku putuskan untuk menemuinya saat jam istirahat.

Di dalam kelas saat di pelajaran sinta berkata padaku.

“jen ,lo ikutan ke rumah sakit kan entar?”

“emang nya siapa yang sakit?”Tanya ku

“lo jangan bercanda jeni , kyak nya lo yang sakit, lo gak tau kalo amam masuk rumah sakit”

“yang bener lo sin”

“ya iya lah klo masalah gini gw gak berani bohong tau”

Aku terdiam, apa yang terjadi pada amam, aku harap ia baik baik saja , oh tuhan lindungi dia.
“emang nya amam sakit apa sin?” Tanya ku pada sinta.

“kata beb miko sih ,gak tau sakit apa, kemarin dia itu di temuin pingsan dekat kafe almarhum bayu,kata nya sih ada yang mukul dia,tapi gak tau siapa,dan sampe saat ini dia belom sadar”jawab sinta.

“betapa terkejut nya aku mendengar perkataan sinta, apa kesalahan amam pada orang yang keji itu, setau ku amam bukan lah orang yang suka berurusan dengan orang .
Setelah pulang sekolah, aku ,sinta,putri,dan miko akan menuju rumah sakit ,sedangkan han ternyata sudah berada di sana terlebih dahulu,han tidak masuk sekolah hari ini,karena menemani amam di rumah sakit.

Sampai di rumah sakit ,aku membercepat langkah kaki ku ,menuju ruangan yang telah di beri tau oleh han. Setelah sampai aku langsung masuk ruangan . betapa hancurnya hati ku melihat orang yang aku sayangi terbaring tak sadarkan diri, aku tidak mau hal yang sama yang terjadi pada bayu kembali terjadi pada amam.tetesan air mataku jatuh tak terhitung , bena benar aku sangat merasa bersalah . dan aku sangat menyesali semua yang terjadi .tuhan kumohon lindungi amam.

Ibu amam menjelaskan bahwa amam di temukan tak sadarkan diri di dekat kafe milik papa bayu, menurut polisi bayu di pukul seseorang dengan benda yang keras dari belakang,dan benda itu mengenai kepala bagian belakang amam, dan dokter mendiagnosa amam bisa koma waktu yang cukup lama,dan apanila dia sudah sadar mungkin dia akan kehilangan memorinya,atau amnesia. Mendengar penjelasan ibu amam, membuatku serasa ingin mati saja. Bagaimana aku akan menjalani hariku. Ya Allah , semuanya ku serahkan padamu. Tapi aku sangat meminta pertolongan mu, sembuhkan lah amam secepatnya , aku tidak sanggup ,melihat orang yang aku sayang terus berbaring tak sadarkan diri.
Bersambung…

Komentar

  1. Terus berkarya brooo ini sumpah keren banget ceritanya aduh apalagi buk septi gemes deh liatnya��

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahha mentang mentang nama nya sama

      Hapus
    2. Haha kadang kala cerita bisa jadi sama loh dgn kehidupan nyata😀

      Hapus
  2. Kerennn bangeetttttttt di tunggu yaa cerita selanjutnya

    BalasHapus

Posting Komentar